Permintaan Tinggi, Produksi Batu Bara Adaro Energy Capai 62,88 Juta Ton di 2022
Jum'at, 17 Februari 2023 - 15:01 WIB
loading...
Produksi baru bara ADRO mencapai 62,88 juta ton atau naik 19%. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Emiten sektor pertambangan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan pertumbuhan produksi batu bara pada tahun lalu. Adapun volume produksi ‘emas hitam’ ADRO mencapai 62,88 juta ton atau naik 19% dari tahun 2021 yang sebesar 52,70 juta ton.
Dalam laporan tertulis perseroan, realisasi produksi sepanjang tahun lalu tercatat melampaui panduan yang ditetapkan, yakni sebesar 58 juta ton sampai 60 juta ton.
“Ini berkat permintaan yang tinggi terhadap batu bara perusahaan, serta kinerja operasional yang baik,” demikian tertulis dalam laporan resmi ADRO, Kamis (16/2/2023).
Dari sisi penjualan, ADRO juga mencatatkan pertumbuhan 19% menjadi 61,34 juta ton sepanjang tahun lalu, dari sebesar 51,58 juta ton pada 2021.
Baca juga: Nunggak PNPB, Kemenkeu Blokir Perusahaan Tambang Batu Bara
Dalam laporan tertulis perseroan, realisasi produksi sepanjang tahun lalu tercatat melampaui panduan yang ditetapkan, yakni sebesar 58 juta ton sampai 60 juta ton.
“Ini berkat permintaan yang tinggi terhadap batu bara perusahaan, serta kinerja operasional yang baik,” demikian tertulis dalam laporan resmi ADRO, Kamis (16/2/2023).
Dari sisi penjualan, ADRO juga mencatatkan pertumbuhan 19% menjadi 61,34 juta ton sepanjang tahun lalu, dari sebesar 51,58 juta ton pada 2021.
Baca juga: Nunggak PNPB, Kemenkeu Blokir Perusahaan Tambang Batu Bara
Lihat Juga :