IPO Pertamina Geothermal Energy Bukan Proyek Percontohan

Sabtu, 18 Februari 2023 - 17:40 WIB
loading...
IPO Pertamina Geothermal...
Pengembangan bisnis PGE membutuhkan dana besar yang bisa dicari lewat IPO. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Komisaris Independen PT Pertamina Geothermal Energy ( PGE ) Samsul Hidayat mengatakan, PGE merupakan perusahaan pertama di grup PT Pertamina (Persero) yang akan menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Menurutnya, karena IPO ini konsepnya meningkatkan nilai atau unlock value dari Pertamina, maka kemungkinan akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain.

Baca juga: IPO Pertamina Geothermal Energy Dinilai Tak Langgar Undang-undang

"Saya tidak mau menyebut ini proyek percontohan, tapi at least saya ikut berbangga karena PGE yang diangkat sebagai perusahaan pertama yang di-IPO-kan," ujarnya, Sabtu (18/2/2023).

Samsul mengungkapkan, PGE adalah perusahaan yang secara finansial sangat memungkinkan untuk ditawarkan kepada investor. "Untuk dicarikan partnernya dalam pengembangan usaha utamanya, pengembangan panas bumi," imbuhnya.

Samsul juga menuturkan sejatinya rencana penawaran saham PGE dimaksudkan untuk membuat diversifikasi pendanaan kebutuhan expenditure perusahaan yang bergerak di bidang panas bumi.

“Rencana IPO ini juga sudah berlangsung sejak dua tahun lalu dipersiapkan, dan dipahami juga investasi di bidang panas bumi membutuhkan biaya besar,” terangnya.

Baca juga: Nama-nama Purnawirawan TNI-Polri yang Bergabung ke PPP, Ada Eks Pangdam dan Kapolda

Samsul mengungkapkan, Pertamina sebagai induk holding juga telah memberikan keleluasan PGE mencari pendanaan sendiri tanpa bergantung ke induk perusahaan. “Kenapa Pertamina ingin PGE IPO? Karena salah satu manfaat IPO yaitu meningkatkan value,” tandasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pengamat Nilai Kinerja...
Pengamat Nilai Kinerja PGEO 2025 Tegaskan Keuntungan Investasi Sektor Panas Bumi
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Dunia Otomotif Tahan...
Dunia Otomotif Tahan Napas: IPO Berisiko Chery Akan Menentukan Nasib Mobil China
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Pengamat Soroti Putusan...
Pengamat Soroti Putusan Bawaslu yang Hentikan Dugaan Pelanggaran PSU Bengkulu Selatan
Rekomendasi
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved