Dunia Jadi Tempat Berbeda, Bos IMF: Saatnya Memikirkan yang Tidak Terpikirkan

Selasa, 21 Februari 2023 - 10:42 WIB
loading...
Dunia Jadi Tempat Berbeda,...
Ketua Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva memperingatkan, bahwa saat ini kita perlu mengubah pola pikir karena hidup di dunia yang lebih rentan terhadap guncangan. Foto/Dok Reuters
A A A
WASHINGTON - Ketua Dana Moneter Internasional ( IMF ), Kristalina Georgieva memperingatkan, bahwa saat ini kita perlu mengubah pola pikir karena hidup di dunia yang lebih rentan terhadap guncangan usai terkena dampak Covid-19, perang Rusia Ukraina dan bencana seperti gempa bumi baru-baru ini di seluruh Suriah dan Turki.

Baca Juga: Krisis Real Estate China Belum Berakhir, IMF Beri Peringatan

Menurutnya sudah saatnya semua orang perlu memikirkan yang tidak terpikirkan. "Apa yang sangat kami khawatirkan (adalah tentang) hal yang tidak terduga," kata Kristalina Georgieva saat panel KTT Pemerintah Dunia beberapa waktu lalu.

"Kita semua harus mengubah pola pikir kita menjadi jauh lebih gesit dan jauh lebih berorientasi untuk membangun ketahanan di semua tingkatan, sehingga kita dapat menangani guncangan dengan lebih baik," paparnya.

Kepala IMF menekankan perlunya ketahanan di planet kita, dalam masyarakat yang harus memungkinkan kesempatan yang sama, dan pada semua manusia harus mendapat manfaat dari pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial yang lebih baik.

"Kita tidak berada di tempat yang seharusnya untuk menjadi pelayan yang baik di planet kita untuk anak-anak kita," tambah Georgieva.

Dalam wawancara sebelumnya dengan CNBC, Georgieva mengatakan, dibutuhkan lebih banyak investasi swasta untuk membantu negara-negara berkembang memenuhi tujuan perubahan iklim mereka. Dimana menurutnya semua itu tidak dapat cukup dipenuhi oleh bantuan publik dan pendanaan pemerintah daerah.

Baca Juga: IMF Nyalakan Tanda Bahaya di Awal 2023, Sepertiga Dunia Akan Jatuh ke Dalam Resesi

Sementara terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina, Georgieva mengatakan, dunia kehilangan "dividen perdamaian yang sangat berharga,". Ia juga mendorong negara-negara untuk membelanjakan lebih banyak uang untuk pertahanan dan lebih sedikit untuk masalah domestik seperti perawatan kesehatan dan infrastruktur.

"Kita tidak bisa menerima begitu saja perdamaian lagi," katanya.

Selain itu Georgieva memuji tanggapan internasional terhadap perang sebagai respons yang luar biasa dan Ia mengingatkan, implikasi global dari konflik tersebut.

"Semua orang mendapat rasa simpati dan masalah untuk hari ini adalah masalah Ukraina, tetapi besok bisa menjadi masalah bagi banyak negara lain - bahwa Anda dapat diserang oleh tetangga Anda yang lebih kuat," kata Georgieva.

"Di Ukraina, orang-orang sangat percaya bahwa mereka berjuang tidak hanya untuk diri mereka sendiri, mereka memperjuangkan hak setiap negara untuk hidup dan menjalankan urusannya sendiri," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Peran Yuan China Dalam...
Peran Yuan China Dalam Tata Keuangan Dunia Baru
Rekomendasi
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Berita Terkini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved