Program Ganjar Nginceng Wong Meteng Berhasil Bantu Anak Lepas dari Stunting

Selasa, 21 Februari 2023 - 14:30 WIB
loading...
Program Ganjar Nginceng...
Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng yang dijalankan PKK mampu menekan angka stunting di Jateng. FOTO/dok.Istimewa
A A A
DEMAK - Siti Rosidah, warga Betahwalang Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak tidak mampu menahan rasa gembiranya karena anak keduanya dapat lepas dari stunting. Ia menceritakan hal itu berkat pendampingan dari Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng yang dicanangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo .

"Saya punya anak dua. Yang kedua lahir dalam kondisi stunting. Waktu itu saya syok melihat berat badan anak saya kurang," kata Siti melalui pernyataannya, Senin (20/2/2023).

Saat melahirkan anak keduanya itu, ia sangat khawatir dan takut karena tidak tahu harus berbuat apa. Namun, ia mendapat pendampingan khusus oleh kader kesehatan Puskesmas Bonang 2 untuk penanganannya. "Saya senang karena ada program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5 Ng). Ya, senang bisa lapor soal masalah anak saya," lanjutnya.

Baca Juga: Sukses Gunting Stunting 51%, Ganjar Terapkan Pencegahan Sampai Tingkat Mikro

Berkat pendampingan itu, Siti mendapatkan solusi. Mulai dari pola asuh hingga pola makan untuk anaknya itu. "Akhirnya diberi arahan Bu Kader dan Bu Bidan diberi tahu soal asupan makanan bergizi. Luar biasa, Alhamdulillah sekarang umur anak saya satu tahun empat bulan dan kondisinya sudah normal," kisahnya.

Menurutnya, program Gubernur Ganjar mampu menjangkau masyarakat bawah. "Pak Ganjar programnya meluas dan baik. Dan, kasih arah dan kasih solusi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bonang 2, Indah Kusumawati menuturkan, di Kabupaten Demak telah menerapkan aplikasi Cengkeraman Mata Elang (CME) yang sistem kerjanya selaras dengan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng. "Kami melakukan inovasi yang terinspirasi dari yang diluncurkan Pak Ganjar yakni 5 Ng. Untuk penanganan ibu hamil beresiko tinggi, dan stunting," ungkapnya.

CME tersebut memberdayakan masyarakat secara langsung dengan membentuk kader kesehatan. Selain itu, telah berbasis aplikasi. "Jadi, inovatornya saya dan sekarang direplikasi di 27 puskesmas di Demak. Saat ini sudah ada 3.000 kader kesehatan yang kami latih," imbuhnya.

Ditambahkannya, kader tim Mata Elang tersebut bertugas untuk memantau, melaporkan dan mendampingi masyarakat sebagai upaya penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan stunting. "Alhamdulillah program ini pertama kali diluncurkan 2017 selaras dengan 5 Ng yang lebih dulu dicanangkan Pak Ganjar, dan sudah mendapat penghargaan dari Kemenpan RB tahun 2020, Kementrian Kominfo tahun 2022 dan Bappenas tahun 2022," tandasnya.

Baca Juga: Sukses Turunkan Stunting 51%, Jateng Jadi Rujukan Nasional

Diketahui, upaya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5 Ng) berbuah positif. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, penurunan angka stunting yang diperoleh berdasar atas pelaporan rutin Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) mengalami trend positif.

Pada 2018 angka stunting masih 24,4% dan turun menjadi 18,3% di tahun 2019. Angka itu terus turun di tahun berikutnya, 2020 menjadi 14,5%, 2021 turun menjadi 12,86%, hingga di tahun 2022 di angka 11,95%.

Sementara itu berdasarkan data Studi Kasus Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Jateng juga mengalami penurunan signifikan. Pada 2019 tercatat stunting di angka 27,68%, pada 2021 turun menjadi 20,9 persen dan tahun 2022 turun tipis menjadi 20,8%. Dari data ini terus digenjot untuk bisa mencapai target nasional yang ditetapkan 14% di tahun 2024 Presiden Joko Widodo (Jokowi) didasarkan pada data SSGI.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
Pentingnya Kolaborasi...
Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan dalam Percepatan Penurunan Stunting
Rumah BUMN BRI Antar...
Rumah BUMN BRI Antar Mahasiswa Rintis Bisnis Camilan Anti-Stunting
Kualitas Air dan Lingkungan,...
Kualitas Air dan Lingkungan, Kunci Tekan Beban Ekonomi Akibat Stunting
PNM Gelar Aksi Pencegahan...
PNM Gelar Aksi Pencegahan Stunting dan Imunisasi Gratis di Seluruh Indonesia
Danone Indonesia dan...
Danone Indonesia dan Muhammadiyah Dorong Penurunan Stunting
10 Provinsi Sepakat...
10 Provinsi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi di Rakergub FKD-MPU 2026
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Rekomendasi
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Berita Terkini
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Infografis
Ilmuwan Swiss Berhasil...
Ilmuwan Swiss Berhasil Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved