Meneropong Kekalahan Ekonomi Rusia Selama 1 Tahun Perang Melawan Ukraina

Rabu, 22 Februari 2023 - 21:59 WIB
loading...
A A A
- Rusia Beradaptasi Sebagai Pemasok

Rusia secara historis telah menjadi pemasok komoditas utama bagi ekonomi dunia dengan pangsa pasar yang beragam, mulai dari energi, pertanian hingga logam. Namun Rusia tidak relevan dengan ekonomi dunia karena jauh lebih mudah bagi konsumen untuk mengganti pemasok komoditas yang tidak dapat diandalkan daripada bagi pemasok untuk menemukan pasar baru.

Rantai pasokan sudah beradaptasi dengan mengembangkan sumber alternatif yang tidak tunduk pada keinginan Putin. Untuk pasar logam dan energi disebutkan beberapa di antara dapat sepenuhnya dan secara permanen menggantikan output Rusia dalam rantai pasokan global.

Bahkan mitra dagang Rusia yang tersisa tampaknya lebih memilih pembelian pasar spot jangka pendek dan oportunistik dari komoditas Rusia untuk memanfaatkan harga yang tertekan daripada berinvestasi dalam kontrak jangka panjang atau mengembangkan pasokan baru dari Rusia.

Tampaknya Rusia sedang dalam perjalanan menuju ketakutan terburuknya menjadi ketergantungan terhadap China sebagai sumber bahan bakunya yang murah.

- Ekonomi Rusia Ditopang Kremlin

Kremlin harus menopang ekonomi dengan langkah-langkah intens, dan kontrol Kremlin semakin merayap ke setiap sudut ekonomi dengan semakin sedikit ruang tersisa untuk inovasi sektor swasta.

Kebijakan tersebut terbukti sangat mahal. Pengeluaran pemerintah naik 30% secara year to year. Anggaran federal Rusia 2022 memiliki defisit 2,3% –secara tak terduga melebihi semua perkiraan-.

Meski awalnya meraup keuntungan besar dari sektor energi, ada penarikan dan transfer 2,4 triliun rubel dari dana kekayaan berdaulat Rusia yang semakin berkurang pada bulan Desember, dan penjualan aset sebesar 55 miliar yuan bulan ini.

Bahkan langkah-langkah upaya terakhir ini tidak cukup. Putin telah dipaksa untuk menyerang pundi-pundi perusahaan Rusia dalam apa yang disebutnya "mobilisasi pendapatan" ketika keuntungan energi menurun. Lalu mengekstraksi pajak rejeki nomplok 1,25 triliun rubel yang besar dan kuat dari kas perusahaan Gazprom.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved