Gunting Stunting dan Kemiskinan, Ganjar Gaspol Jalankan Perintah Jokowi
Kamis, 23 Februari 2023 - 13:30 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rakernas APPSI Tahun 2023 di Balikpapan, Kamis (23/2/2023). FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
BALIKPAPAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para gubernur untuk menekan angka stunting. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2023 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
"Saya ingatkan kembali mengenai stunting agar terus ditekankan kepada para bupati walikota dicek betul-betul semuanya yang masih tinggi dilihat dan dimonitor. Selalu harus ada penurunan setiap tahunnya," kata Jokowi, Kamis (23/2/2023).
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang hadir dalam rakernas tersebut merespons arahan Jokowi. Ganjar terus gaspol bergerak cepat menerapkan program micro targeting untuk mengatasi kemiskinan dan stunting di Jateng.
Baca Juga: Sukses Gunting Stunting 51%, Ganjar Terapkan Pencegahan Sampai Tingkat Mikro
Ganjar menjelaskan, seluruh pimpinan daerah seperti kepala desa hingga bupati terlibat dalam program micro targeting ini. Mereka akan mendata penduduk stunting dan tergolong miskin yang tergabung dalam pusat data, kemudian memberi laporan ke Pemprov Jateng.
"Saya ingatkan kembali mengenai stunting agar terus ditekankan kepada para bupati walikota dicek betul-betul semuanya yang masih tinggi dilihat dan dimonitor. Selalu harus ada penurunan setiap tahunnya," kata Jokowi, Kamis (23/2/2023).
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang hadir dalam rakernas tersebut merespons arahan Jokowi. Ganjar terus gaspol bergerak cepat menerapkan program micro targeting untuk mengatasi kemiskinan dan stunting di Jateng.
Baca Juga: Sukses Gunting Stunting 51%, Ganjar Terapkan Pencegahan Sampai Tingkat Mikro
Ganjar menjelaskan, seluruh pimpinan daerah seperti kepala desa hingga bupati terlibat dalam program micro targeting ini. Mereka akan mendata penduduk stunting dan tergolong miskin yang tergabung dalam pusat data, kemudian memberi laporan ke Pemprov Jateng.
Lihat Juga :