Amartha Salurkan Pembiayaan Lebih dari Setengah Triliun ke UMKM

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:58 WIB
loading...
Amartha Salurkan Pembiayaan...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), salah satu perusahaan fintech peer to peer lending yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa, mencatat penyaluran sebesar Rp645 miliar kepada 168.125 pengusaha mikro dengan tingkat keberhasilan 90 (TKB 90) mencapai 98,97%.

Penyaluran Amartha pada semester I 2020 tumbuh 43,87% dibandingkan dengan penyaluran pada semester I 2019. Penyebabnya, dipengaruhi ekspansi bisnis Amartha ke wilayah Sumatera dan Sulawesi.

"Secara umum, memang sempat terjadi penurunan pendapatan hingga 60% pada periode April-Mei 2020 karena Covid-19, namun telah meningkat signifikan pada Juni hingga saat ini," ujar pendiri sekaligus CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra di Jakarta, Kamis (16/7/2020). ( Baca juga: Catat, Ini Ciri-ciri Fintech Ilegal dan Investasi Bodong )

Pada semester II 2020, Amartha menargetkan penyaluran pendanaan usaha kepada lebih dari 150 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebagian besar pendanaan akan disalurkan kepada pengusaha mikro di sektor ekonomi informal, seperti pedagang kebutuhan pokok, pedagang sembako, dan pedagang makanan.

"Sektor perdagangan yang dijalankan Mitra Amartha di desa, menjadi sektor yang tangguh dalam pandemi Covid-19 karena menjajakan dagangan yang bersifat primer dan jangkauan usahanya yang berada di lingkup kecil pedesaan," imbuh Andi.

Prospek pertumbuhan UMKM, menurut dia, sangat menjanjikan. Beberapa bulan ini, katanya, perekonomian di desa tetap tangguh karena daya juang yang mereka miliki.

"Amartha berkomitmen untuk terus menyalurkan pendanaan kepada sektor yang tangguh bertahan dalam situasi pandemi Covid-19, agar UMKM dapat segera bangkit, beradaptasi, dan tumbuh lebih besar," ucap Andi.

Ia mengatakan, Amartha telah menerapkan kebijakan pendanaan berdasarkan pemetaan daerah dan jenis usaha. Selain itu, Amartha juga memperketat credit approval dan disbursement berdasarkan wilayah persebaran Covid-19.

"Kebijakan no approval dan 100% reject bagi wilayah zona merah, memberlakukan kebijakan titip bayar (tidak perkumpulan majelis) bagi wilayah zona kuning, dan kebijakan penyaluran pendanaan hanya kepada Mitra bagi wilayah zona hijau. Tidak lupa, mem-blacklist usaha yang memiliki ketergantungan terhadap kondisi normal sebelum pandemi," pungkas Andi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved