UE Mesti Waspada, China Bisa Sedot Pasokan Gas Global di 2023
Rabu, 01 Maret 2023 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
Namun, IEA memperingatkan bahwa tahun ini kondisi bisa berbeda, kendati harga gas alam telah turun dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu sejalan dengan meningkatnya permintaan LNG di Asia, khususnya dari China, setelah Beijing mencabut pembatasan Covid.
Para peneliti memperkirakan bahwa permintaan LNG China dapat melonjak 10% tahun ini. IEA memperkirakan, peningkatan permintaan baru di negara-negara Asia bisa mencapai 35% jika harga terus turun dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan pulih dengan cepat.
"China adalah faktor yang sangat tidak diketahui untuk tahun 2023. Jika permintaan LNG global kembali ke tingkat sebelum krisis, itu akan mengintensifkan persaingan di pasar global dan pasti akan mendorong harga naik lagi," tegas Direktur Pasar dan Keamanan Energi IEA, Keisuke Sadamori.
Dia menambahkan bahwa skenario ini bersama dengan kemungkinan pemotongan pasokan gas lebih lanjut oleh Rusia menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi pembeli di UE.
Para peneliti memperkirakan bahwa permintaan LNG China dapat melonjak 10% tahun ini. IEA memperkirakan, peningkatan permintaan baru di negara-negara Asia bisa mencapai 35% jika harga terus turun dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan pulih dengan cepat.
"China adalah faktor yang sangat tidak diketahui untuk tahun 2023. Jika permintaan LNG global kembali ke tingkat sebelum krisis, itu akan mengintensifkan persaingan di pasar global dan pasti akan mendorong harga naik lagi," tegas Direktur Pasar dan Keamanan Energi IEA, Keisuke Sadamori.
Dia menambahkan bahwa skenario ini bersama dengan kemungkinan pemotongan pasokan gas lebih lanjut oleh Rusia menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi pembeli di UE.
(fai)
Lihat Juga :