JBIC Dukung Pendanaan Proyek Proving Ground Rp882 Miliar
Rabu, 01 Maret 2023 - 19:59 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR RI Korinbang Rachmat Gobel, Menhub Budi Karya Sumadi, Dirut IIAPG Hiramsyah S. Thaib, Executive Managing Director JBIC Hashiyama Shigeto, dan Governor JBIC dalam penandatanganan Loan Agreement untuk proyek proving ground, Rabu (1/3/2023).
A
A
A
JAKARTA - PT Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG) sebagai konsorsium yang memenangkan tender proyek pembangunan fasilitas uji kelayakan kendaraan (proving ground) mendapatkan dukungan dana sebesar Rp882 miliar dari Japan Bank for International Corporation (JBIC). Proyek proving ground adalah milik Kementerian Perhubungan yang didanai melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
"Kehadiran proving ground bertaraf internasional ini bertujuan untuk meningkatkan standardisasi kendaraan yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia, baik dari sisi keamanan (safety), kenyamanan dan ramah lingkungan hidup. Ini sangat penting agar Indonesia bisa mewujudkan potensi untuk menjadi salah satu produsen otomotif terbesar di dunia," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melalui pernyataannya, Rabu (1/3/2023).
Proyek infrastruktur tersebut untuk mendukung sektor transportasi dan industri otomotif ini membutuhkan investasi sebesar Rp2 triliun. Selain mendapatkan pembiayaan dari JBIC sejumlah Rp 882 Miliar, proyek ini juga akan didanai kerjasama dengan lembaga keuangan swasta lainnya, sehingga total pinjaman nanti akan mencapai total Rp1,47 triliun.
Adapun proyek infrastruktur untuk mendukung sektor transportasi dan industri otomotif ini membutuhkan investasi sebesar Rp2 triliun. Selain mendapat pembiayaan dari JBIC sejumlah Rp882 Miliar, proyek ini juga akan didanai kerjasama dengan lembaga keuangan swasta lainnya, sehingga total pinjaman nanti akan mencapai total Rp1,47 triliun.
Baca Juga: Proyek Sekanak-Lambidaro Molor, Anggota DPR Ini Berang dan Semprot BBWSS VIII
Proyek yang akan menjadi salah satu tonggak kerja sama kemitraan Indonesia-Jepang ini melibatkan sejumlah perusahaan nasional, yaitu PT Gobel International, PT Bintang Pradipa Persada, PT Astra Daihatsu Motor, PT Hutama Karya (Persero), serta Toyota Tsusho Corporation dan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN) dari Jepang. Proyek ini didukung oleh anggota.
Selain itu, proyek tersebut juga melibatkan konsultan IDIADA Automotive Technology SA., perusahaan global asal Spanyol yang berpengalaman lebih dari 30 tahun dan telah membangun lebih dari 100 fasilitas pengujian kendaraan yang tersebar di 22 negara dari 3 benua, yakni Amerika, Eropa dan Asia, serta mengelola 6 technical center di dunia. Ke 22 negara tersebut adalah AS, Brasil, Spanyol, Jerman, Czech, Inggris, India, China, Belgia, Prancis, Italia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Polandia, Slowakia, Korea Selatan, Swedia, Thailand, Taiwan, Turki, dan Vietnam.
"Kehadiran proving ground bertaraf internasional ini bertujuan untuk meningkatkan standardisasi kendaraan yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia, baik dari sisi keamanan (safety), kenyamanan dan ramah lingkungan hidup. Ini sangat penting agar Indonesia bisa mewujudkan potensi untuk menjadi salah satu produsen otomotif terbesar di dunia," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melalui pernyataannya, Rabu (1/3/2023).
Proyek infrastruktur tersebut untuk mendukung sektor transportasi dan industri otomotif ini membutuhkan investasi sebesar Rp2 triliun. Selain mendapatkan pembiayaan dari JBIC sejumlah Rp 882 Miliar, proyek ini juga akan didanai kerjasama dengan lembaga keuangan swasta lainnya, sehingga total pinjaman nanti akan mencapai total Rp1,47 triliun.
Adapun proyek infrastruktur untuk mendukung sektor transportasi dan industri otomotif ini membutuhkan investasi sebesar Rp2 triliun. Selain mendapat pembiayaan dari JBIC sejumlah Rp882 Miliar, proyek ini juga akan didanai kerjasama dengan lembaga keuangan swasta lainnya, sehingga total pinjaman nanti akan mencapai total Rp1,47 triliun.
Baca Juga: Proyek Sekanak-Lambidaro Molor, Anggota DPR Ini Berang dan Semprot BBWSS VIII
Proyek yang akan menjadi salah satu tonggak kerja sama kemitraan Indonesia-Jepang ini melibatkan sejumlah perusahaan nasional, yaitu PT Gobel International, PT Bintang Pradipa Persada, PT Astra Daihatsu Motor, PT Hutama Karya (Persero), serta Toyota Tsusho Corporation dan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN) dari Jepang. Proyek ini didukung oleh anggota.
Selain itu, proyek tersebut juga melibatkan konsultan IDIADA Automotive Technology SA., perusahaan global asal Spanyol yang berpengalaman lebih dari 30 tahun dan telah membangun lebih dari 100 fasilitas pengujian kendaraan yang tersebar di 22 negara dari 3 benua, yakni Amerika, Eropa dan Asia, serta mengelola 6 technical center di dunia. Ke 22 negara tersebut adalah AS, Brasil, Spanyol, Jerman, Czech, Inggris, India, China, Belgia, Prancis, Italia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Polandia, Slowakia, Korea Selatan, Swedia, Thailand, Taiwan, Turki, dan Vietnam.
Lihat Juga :