Cadangkan Anggaran, Ganjar Siap Siaga Tanggulangi Bencana

Kamis, 02 Maret 2023 - 14:30 WIB
loading...
Cadangkan Anggaran,...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi booth pameran penanggulangan bencana di Jakarta International Expo Kemayoran Hall, Jakarta, Kamis (2/3/2023). FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo merencanakan pencadangan anggaran sebagai langkah kesigapan sekaligus mengantisipasi bencana. Anggaran tersebut nantinya masuk dalam dana abadi penanggulangan bencana daerah.

Hal itu disampaikan Ganjar, usai mengikuti Rakornas Penanggulangan Bencana yang dihelat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tahun 2023. Rakornas bertema Penguatan Resiliensi Berkelanjutan dalam Menghadapi Bencana itu mendorong seluruh pihak untuk lebih sigap dan tanggap bencana.

"Semua mesti siap-siap ya. Tidak hanya dari sisi teknis, tapi perencanaan, penganggaran, lalu koordinasi antar wilayah, saya kira Indoman Fund penting untuk dibuat atau dana abadi yang penting dicadangkan untuk membantu daerah lain, kerja sama dengan daerah lain atau merencanakan untuk daerah sendiri," ujar Ganjar di Jakarta International Expo Kemayoran Hall, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Baca Juga: Resmikan Tujuh Revitalisasi SMK, Ganjar Wujudkan Teaching Industry di Jawa Tengah

Pemprov Jawa Tengah juga telah menganggarkan Rp73,11 miliar dari APBD Tahun 2023 untuk penanggulangan bencana. Besaran nilai tersebut membuat Jawa Tengah berada di urutan ke-7 provinsi dengan anggaran penanggulangan bencana tertinggi dan membuktikan keseriusan Pemprov Jawa Tengah untuk kesiapsiagaan bencana.

Selain anggaran cadangan, lanjut Ganjar, kesigapan mengantisipasi bencana juga harus dilakukan sedini mungkin. Hal itu dapat dimulai dari tata kelola ruang, beserta perizinannya yang harus lebih diperhatikan.

"Ketika merencanakan pembangunan di tempat masing-masing mesti mempertimbangkan kondisi kebencanaannya. Satu, kendali tata ruang ternyata penting. Maka kalau memberi izin betul-betul diperhatikan. Jangan karena tanahnya kosong, tapi itu daerah bahaya terus izinnya dimudahkan itu akan jadi bahaya," jelas Ganjar.

Berdasarkan data Kemendagri, capaian target standar pelayanan minimal (SPM) untuk layanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana Jawa Tengah berada di urutan ketiga tertinggi secara nasional dengan nilai 96,50 persen.

Kendati demikian, Ganjar mendorong seluruh kepala daerah untuk mulai mengadakan kegiatan latihan tanggap bencana di daerahnya masing-masing, mengingat letak geografis negara Indonesia yang rawan bencana.

Baca Juga: Tekan Angka Kemiskinan, Ganjar Tambah 15 SMK Boarding Gratis

Ganjar pun mengusulkan agar latihan kebencanaan dilakukan dengan rutin, agar seluruh pihak dapat mengantisipasi dan menanggulangi bencana dengan lebih sigap.

"Awareness di kepala daerahnya itu bisa tambah bagus. BNPB menawarkan 'Pak Gub dimulai dari Jawa Tengah yuk' seluruh kepala daerah latihan kebencanaan. Saya setuju, taruh satu pulau tidak boleh pulang. Saya bilang kita akan latihan bersama, jadi ini banyak yang menginspirasi untuk kita makin peduli," ucap Ganjar.

Sebagai informasi, Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2023 dibuka langsung Presiden Joko Widodo, dihadiri jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju dan seluruh stakeholder, termasuk kepala daerah, kepala BPBD dan badan relawan bencana se-Indonesia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Anggaran MBG Rp249 Triliun...
Anggaran MBG Rp249 Triliun Sudah Cair, Perputaran Dana di Jabar Capai Rp6 Triliun per Bulan
Anggaran Keselamatan...
Anggaran Keselamatan KAI Disorot Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved