Kembangkan Entrepreneur Muda, Sandiaga Uno Target 24 Startup Ikut BEKUP 2023
Jum'at, 03 Maret 2023 - 12:45 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf M Neil El Himam menuturkan, dalam program yang juga mengembangkan ekosistem start up di kota-kota di seluruh Indonesia ini, peserta akan mendapatkan materi pembelajaran dengan kurikulum yang teruji, dengan mentor dan ahli yang berpengalaman sehingga kesempatan startup untuk berkembang lebih terbuka lebar.
Adapun, lanjut Neil, sejak tahun 2020 Bekup telah memberikan pelatihan kepada 300 startup dengan tingkat bertahan (average survival rate) menjadi 58%.“Lebih tinggi dari rata-rata start up yang bertahan sekitar 10% lebih dari 3 tahun,” ujarnya.
Dia pun turut mengungkapkan, peserta Bekup menunjukkan pertumbuhan pendapatan (revenue) sebesar 256% dan pertumbuhan pelanggan sebesar 246% dalam kurun waktu 1-2 tahun.
Ke depan, diharapkan peserta program ini diharapkan mampu berinovasi dengan inovasi dan teknologi memberikan dampak positif seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sediakan lapangan kerja baru di Indonesia.
Chief Business & Ecosystem KUMPUL.ID, Amalia Aini mengatakan, pihaknya memang fokus pada pengembangan enterpreunership. Bukan cuma kumpul sendiri tapi menggandeng partner, dimana salah satunya Kemenparekraf yang menginisiasi BEKUP sehingg bantu untuk bikin program konsepnya, kemudian cari mentor, serta juga bisnis partner untuk scouting startup.
Dia mengungkapkan, bahwa potensi anak muda itu dalam startup luar biasa dan sudah banyak pihak yang melihat perkembangan ini. Makanya BEKUP diharapkan bisa jadi platform buat mereka setelah diinkubasi atau sudah kenal basic kenal produk lanjutan dan beberapa start Up sudah mulai, tapi belum terlalu dalam mengetahui tentang stratup, valuasi fundraising ketika masuk BEKUP itu bisa ditampung.
Adapun, lanjut Neil, sejak tahun 2020 Bekup telah memberikan pelatihan kepada 300 startup dengan tingkat bertahan (average survival rate) menjadi 58%.“Lebih tinggi dari rata-rata start up yang bertahan sekitar 10% lebih dari 3 tahun,” ujarnya.
Dia pun turut mengungkapkan, peserta Bekup menunjukkan pertumbuhan pendapatan (revenue) sebesar 256% dan pertumbuhan pelanggan sebesar 246% dalam kurun waktu 1-2 tahun.
Ke depan, diharapkan peserta program ini diharapkan mampu berinovasi dengan inovasi dan teknologi memberikan dampak positif seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sediakan lapangan kerja baru di Indonesia.
Chief Business & Ecosystem KUMPUL.ID, Amalia Aini mengatakan, pihaknya memang fokus pada pengembangan enterpreunership. Bukan cuma kumpul sendiri tapi menggandeng partner, dimana salah satunya Kemenparekraf yang menginisiasi BEKUP sehingg bantu untuk bikin program konsepnya, kemudian cari mentor, serta juga bisnis partner untuk scouting startup.
Dia mengungkapkan, bahwa potensi anak muda itu dalam startup luar biasa dan sudah banyak pihak yang melihat perkembangan ini. Makanya BEKUP diharapkan bisa jadi platform buat mereka setelah diinkubasi atau sudah kenal basic kenal produk lanjutan dan beberapa start Up sudah mulai, tapi belum terlalu dalam mengetahui tentang stratup, valuasi fundraising ketika masuk BEKUP itu bisa ditampung.
Lihat Juga :