4 Penyakit yang Paling Besar Sedot Biaya BPJS, Jantung Tertinggi Capai Rp10,3 Triliun
Senin, 06 Maret 2023 - 16:14 WIB
loading...
4 penyakit dengan biaya BPJS Kesehatan terbesar. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/ Bappenas ) Suharso Monoarfa mengungkapkan bahwa ada 4 jenis penyakit mematikan yang banyak menyedot dana BPJS Kesehatan. Diantaranya penyakit jantung, kanker, stroke dan gagal ginjal.
"Ada 4 penyakit dengan beban pembiayaan BPJS yang terbesar, yaitu jantung Rp10,3 triliun, kanker Rp3,5 triliun, stroke Rp2,5 triliun, dan gagal ginjal Rp2,3 triliun," kata Suharso dalam keterangannya yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Senin (6/3/2023).
Baca Juga: Terungkap Alasan Penghapusan Kelas 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan di 2023
Menurutnya, ada peningkatan penyerapan anggaran dari ke 4 jenis penyakit tersebut meskipun jumlah kasusnya tidak terlalu tinggi.
"Ada peningkatan pelayanan terhadap penyakit katastropik, yaitu penyakit berat yang fatality (kematian) tinggi, sekalipun insidensinya tidak terlalu tinggi,"
Suharso juga menjelaskan, kanker jadi penyakit yang banyak diidap perempuan. Pihaknyapu telah mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan untuk membeli Mammografi, yang jadi salah satu cara deteksi dini kanker payudara.
"Ada 4 penyakit dengan beban pembiayaan BPJS yang terbesar, yaitu jantung Rp10,3 triliun, kanker Rp3,5 triliun, stroke Rp2,5 triliun, dan gagal ginjal Rp2,3 triliun," kata Suharso dalam keterangannya yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Senin (6/3/2023).
Baca Juga: Terungkap Alasan Penghapusan Kelas 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan di 2023
Menurutnya, ada peningkatan penyerapan anggaran dari ke 4 jenis penyakit tersebut meskipun jumlah kasusnya tidak terlalu tinggi.
"Ada peningkatan pelayanan terhadap penyakit katastropik, yaitu penyakit berat yang fatality (kematian) tinggi, sekalipun insidensinya tidak terlalu tinggi,"
Suharso juga menjelaskan, kanker jadi penyakit yang banyak diidap perempuan. Pihaknyapu telah mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan untuk membeli Mammografi, yang jadi salah satu cara deteksi dini kanker payudara.
Lihat Juga :