Eksplorasi Wilayah Timur, PEPC Genjot Cadangan Energi Alternatif Ramah Lingkungan

Kamis, 09 Maret 2023 - 10:29 WIB
loading...
Eksplorasi Wilayah Timur,...
PEPC terus melakukan eksplorasi untuk memperkuat cadangan energi nasional, termasuk gas sebagai energi alternatif ramah lingkungan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang beroperasi di wilayah timur Indonesia terus mengupayakan produksi gas sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan. Hal itu sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), di mana komposisi bauran besaran energi nasional diperkirakan didominasi oleh energi baru terbarukan (EBT) pada tahun 2050, namun minyak dan gas juga tetap berperan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

Baca Juga: Jalankan Transisi Energi, Indonesia Punya Harta Karun Melimpah

PEPC beroperasi di wilayah Sulawesi melalui Zona 13 dan wilayah Papua melalui Zona 14. Direktur Utama PEPC Endro Hartanto menyebutkan, kawasan Indonesia Timur menyimpan sumber daya alam yang potensial untuk dikembangkan. Menurut dia, sepanjang tahun 2022 PEPC menghasilkan produksi sebesar 50,5 MBOEPD untuk Zona 13 dan 3,9 MBOEPD untuk Zona 14.

"Kami juga berhasil menyelesaikan pengeboran sumur eksplorasi Kembo dan Markisa di Papua dengan estimasi 70-90% discovery gas. Selain itu kami juga telah menyelesaikan satu sumur pengembangan dan 192 kegiatan work over well services," terang Endro, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga: Gas Bumi Akan Jadi Primadona Transisi Energi

Endro menegaskan, eksplorasi merupakan kunci untuk keberlanjutan usaha hulu migas. Sebab, melalui kegiatan eksplorasi akan diperoleh cadangan minyak dan gas untuk masa depan. Pada tahun 2023, kata dia, PEPC menargetkan untuk melaksanakan kegiatan pengeboran sumur eksplorasi di wilayah Sulawesi dan Papua antara lain sumur Buah Merah 1, East Wolai-1, Julang Emas 1, serta aset non operator Riam-1 dan Piarawi.

Saat ini, PEPC yang menjadi bagian dari Subholding Upstream Pertamina ini menjadi kontributor lifting nasional sebesar 68% untuk minyak dan 34% untuk gas. "Dan dalam setiap kegiatan operasional, PEPC senantiasa memegang teguh aspek keamanan dan keselamatan kerja," tambahnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
PGN Amankan Kesepakatan...
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
Ekspor Gas Rusia ke...
Ekspor Gas Rusia ke China Melonjak 25%, Moskow Perkuat Penetrasi Pasar Asia
Kondisi Darurat, Iran...
Kondisi Darurat, Iran Hentikan Total Ekspor Gas ke Irak
PGN SOR II Perkuat Peran...
PGN SOR II Perkuat Peran Strategis Pelayanan Gas Bumi di Jawa Bagian Barat
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
RI Targetkan Proyek...
RI Targetkan Proyek Pengganti LPG Bisa Tembus 5,5 Juta Pengguna
Atasi Krisis Energi...
Atasi Krisis Energi Gas dengan Inovasi Pemurnian Tembaga
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved