Industri Startup Diyakini tetap Tumbuh di Indonesia
Sabtu, 11 Maret 2023 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Marak PHK di Perusahaan Rintisan, DPR Minta Pekerja Dilindungi)
Untuk menunjukkan komitmennya itu, MUFG dan Danamon menyelenggarakan Investment Matching Fair pada akhir Februari lalu. Inti kegiatan ini, MUFG dan Danamon mempertemukan pelaku usaha rintisan dengan sejumlah calon investor.
“Melalui Investment Matching Fair kami berharap dapat bertemu dengan perusahaan-perusahaan menjanjikan yang dapat bekerja sama dengan Danamon di masa mendatang. Kami bertekad mewujudkan komitmen ini,” ujar Honggo Widjojo Kangmasto, Wakil Direktur Utama Bank Danamon Indonesia.
Menurut Heru, usai kebijakan suku bunga tinggi, investasi di startup memang mengalami penurunan yang sangat dalam. Tekanan yang berat berada pada startup di sektor transportasi, belanja, hingga pengantaran makanan. Sementara startup di sektor metaverse hingga artificial intelegen dinilai masih kompetitif.
“Jadi kalau kita lihat secara umum dari beberapa persoalan yang ada tersebut, tantangan-tantangan yang ada, kita bisa melihat bahwa startup ini memang diharapkan tumbuh tapi tantangannnya memang tidak mudah,” katanya.
Menurut Rama Arcintaka Mamuaya, Founder & Chief Executive Officer Dailysocial.id, perusahaan startup yang ingin mendapatkan pendanaan dari investor, harus menunjukkan diri sebagai startup yang berpotensi growth dan profitability, fokus ke delivering value ke customer, dan memiliki model bisnis yang sehat.
“Startup yang memiliki financial foundation yang kuat dan growth yang mumpuni menjadi primadona untuk para investor,” ujar Rama yang juga dikenal sebagai pengamat startup ini.
(Baca juga:BEI Dorong Perusahaan Rintisan Cemplung ke Pasar Modal Indonesia)
Untuk menunjukkan komitmennya itu, MUFG dan Danamon menyelenggarakan Investment Matching Fair pada akhir Februari lalu. Inti kegiatan ini, MUFG dan Danamon mempertemukan pelaku usaha rintisan dengan sejumlah calon investor.
“Melalui Investment Matching Fair kami berharap dapat bertemu dengan perusahaan-perusahaan menjanjikan yang dapat bekerja sama dengan Danamon di masa mendatang. Kami bertekad mewujudkan komitmen ini,” ujar Honggo Widjojo Kangmasto, Wakil Direktur Utama Bank Danamon Indonesia.
Menurut Heru, usai kebijakan suku bunga tinggi, investasi di startup memang mengalami penurunan yang sangat dalam. Tekanan yang berat berada pada startup di sektor transportasi, belanja, hingga pengantaran makanan. Sementara startup di sektor metaverse hingga artificial intelegen dinilai masih kompetitif.
“Jadi kalau kita lihat secara umum dari beberapa persoalan yang ada tersebut, tantangan-tantangan yang ada, kita bisa melihat bahwa startup ini memang diharapkan tumbuh tapi tantangannnya memang tidak mudah,” katanya.
Menurut Rama Arcintaka Mamuaya, Founder & Chief Executive Officer Dailysocial.id, perusahaan startup yang ingin mendapatkan pendanaan dari investor, harus menunjukkan diri sebagai startup yang berpotensi growth dan profitability, fokus ke delivering value ke customer, dan memiliki model bisnis yang sehat.
“Startup yang memiliki financial foundation yang kuat dan growth yang mumpuni menjadi primadona untuk para investor,” ujar Rama yang juga dikenal sebagai pengamat startup ini.
(Baca juga:BEI Dorong Perusahaan Rintisan Cemplung ke Pasar Modal Indonesia)
Lihat Juga :