Ganjar Pastikan Bantuan Logistik Korban Erupsi Merapi Terpenuhi
Minggu, 12 Maret 2023 - 16:30 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggelar doa bersama dalam rangkaian Rapat Kerja Jajaran Kanwil Kementerian Agama, di Sukaharjo, Jateng, Minggu (12/3/2023). FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
SUKOHARJO - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memastikan bantuan logistik untuk korban erupsi Gunung Merapi terpenuhi. Penyaluran bantuan telah dilakukan sejak kemarin.
"Logistik seperti makanan, minuman dan masker telah disalurkan sejak kemarin," ujar melalui pernyataannya saat membuka Rapat Kerja Jajaran Kanwil Kementerian Agama Jateng di Hotel Grand Mercure, Sukaharjo, Jateng, Minggu (12/3/2023).
Baca Juga: Gunung Merapi 41 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejak Kemarin
Ganjar memastikan kondisi masyarakat yang terdampak awan panas aman dan terus siaga, dengan dibantu tim assessment yang telah diterjunkan Ganjar ke daerah terdampak.
"Logistik, masker disiapkan. Terus kemudian tempat pengungsian disiapkan meski belum ada yang mengungsi, sambil kita terus memantau data. Kita semua siaga dan masyarakatnya aman yang penting," ujar Ganjar.
Dia melaporkan tiga daerah di Jateng yang terdampak, yakni Magelang, Klaten dan Boyolali. Masyarakat yang berada di wilayah radius bahaya, telah diimbau untuk menjauhi lereng Merapi dan mengevakuasi diri ke tenda pengungsian jika status Merapi meningkat.
"Hari ini kita semua sedang siaga Merapi sejak kemarin saya mendapatkan informasi terus-menerus. Alhamdulillah masyarakat dari sisi resilience bagus di sana," kata Ganjar.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga melakukan oa bersama masyarakat dan tokoh agama agar warga yang berada di sekitar Gunung Merapi diberi keselamatan, kesehatan serta kesabaran dalam menghadapi erupsi Merapi.
"Mumpung kumpul banyak tokoh agama, kita berdoa untuk masyarakat di sekitar Merapi agar mereka diberi kekuatan, terus Merapi berevolusi sesuai sunatullah," ujar Ganjar.
Baca Juga: Gunung Merapi Meletus di Sabtu Legi, Ini Penampakannya
Seperti diketahui, Gunung Merapi kembali erupsi pada Sabtu (11/3) siang dengan mengeluarkan awan panas guguran dengan radius bahaya sejauh 7 kilometer. Langit di sejumlah wilayah pun sempat gelap selama beberapa jam setelah tertutup awan panas.
"Logistik seperti makanan, minuman dan masker telah disalurkan sejak kemarin," ujar melalui pernyataannya saat membuka Rapat Kerja Jajaran Kanwil Kementerian Agama Jateng di Hotel Grand Mercure, Sukaharjo, Jateng, Minggu (12/3/2023).
Baca Juga: Gunung Merapi 41 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejak Kemarin
Ganjar memastikan kondisi masyarakat yang terdampak awan panas aman dan terus siaga, dengan dibantu tim assessment yang telah diterjunkan Ganjar ke daerah terdampak.
"Logistik, masker disiapkan. Terus kemudian tempat pengungsian disiapkan meski belum ada yang mengungsi, sambil kita terus memantau data. Kita semua siaga dan masyarakatnya aman yang penting," ujar Ganjar.
Dia melaporkan tiga daerah di Jateng yang terdampak, yakni Magelang, Klaten dan Boyolali. Masyarakat yang berada di wilayah radius bahaya, telah diimbau untuk menjauhi lereng Merapi dan mengevakuasi diri ke tenda pengungsian jika status Merapi meningkat.
"Hari ini kita semua sedang siaga Merapi sejak kemarin saya mendapatkan informasi terus-menerus. Alhamdulillah masyarakat dari sisi resilience bagus di sana," kata Ganjar.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga melakukan oa bersama masyarakat dan tokoh agama agar warga yang berada di sekitar Gunung Merapi diberi keselamatan, kesehatan serta kesabaran dalam menghadapi erupsi Merapi.
"Mumpung kumpul banyak tokoh agama, kita berdoa untuk masyarakat di sekitar Merapi agar mereka diberi kekuatan, terus Merapi berevolusi sesuai sunatullah," ujar Ganjar.
Baca Juga: Gunung Merapi Meletus di Sabtu Legi, Ini Penampakannya
Seperti diketahui, Gunung Merapi kembali erupsi pada Sabtu (11/3) siang dengan mengeluarkan awan panas guguran dengan radius bahaya sejauh 7 kilometer. Langit di sejumlah wilayah pun sempat gelap selama beberapa jam setelah tertutup awan panas.
(nng)
Lihat Juga :