Mengenal Greg Becker: Bos Silicon Valley Bank yang Bergaji Rp159 Miliar

Senin, 13 Maret 2023 - 18:36 WIB
loading...
Mengenal Greg Becker:...
Greg Becker CEO SVB. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Greg Becker merupakan Chief Executive Officer (CEO) Silicon Valley Bank (SVB) yang bangkrut pada Jumat lalu (10/3/2023). Kebangkrutan SVB dipicu krisis modal di tengah-tengah kebijakan kenaikan suku bunga The Fed selama satu tahun terakhir.



Greg bergabung ke bank itu 30 tahun yang lalu sebagai petugas pinjaman (loan officer). SVB kemudian mendorongnya terjun ke dalam pengalaman baru sebagai pemberi pinjaman pada masa "dot-com bubble", atau periode antara 1995 dan 2000 ketika investor memompa uang ke startup berbasis internet.

Berkat pengalamannya, Greg lantas ditunjuk sebagai presiden sekaligus CEO dari SVB Financial Group (SIVB.O) pada 2011. Di bawah kepemimpinannya, SVB mencapai pertumbuhan yang cukup tinggi.

SVB berhasil bergabung pada Indeks Standard & Poor’s 500 (S&P 500), yakni indeks yang disusun berdasarkan nilai saham 500 perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar di bursa Amerika Serikat. SVB juga berhasil mendapatkan beberapa gelar penghargaan, di antaranya adalah Bank Terbaik di Amerika oleh Forbes, salah satu perusahaan publik dengan pertumbuhan tercepat di AS, dan salah satu tempat terbaik untuk bekerja.

Sebelum menjadi presiden dan CEO SVB Financial Group, Becker ikut mendirikan SVB Capital, cabang investasi perusahaan. Dia juga menjabat sebagai Ketua Silicon Valley Leadership Group dari 2014 hingga 2017 dan menjadi anggota Dewan Penasihat Ekonomi Digital Departemen Perdagangan AS dari 2016 hingga 2017.

Pada bulan Januari, Becker pernah mengatakan prospek ekonomi membaik setelah tahun 2022 yang suram. Ia pun berharap pasar publik menjadi lebih stabil.

“Kami optimistis karena bola kristal kami sedikit lebih jelas. Namun, kami berpikir di paruh pertama akan ada lebih banyak volatilitas,” kata Becker dilansir Reuters, Senin (13/3/2023).

Tanpa disangka, operasi perusahaan tiba-tiba berhenti pada hari Jumat kemarin, hanya selang 1 hari setelah Becker secara pribadi menghubungi klien untuk meyakinkan keamanan uang mereka di bank. Ia pun menyampaikan video kepada para karyawannya untuk mengumumkan kebangkrutan tersebut.

“Kami mengalami kerugian. Itu adalah masa yang menantang bagi kami. Saya mengingatnya kembali dengan penuh kasih. Saya belajar banyak tentang institusi ini” pungkas Becker.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Dasco Beri Bocoran Ada...
Dasco Beri Bocoran Ada Investor Asal Qatar Masuk Danantara
Menuju Industri Baja...
Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
Perputaran Uang Lebaran...
Perputaran Uang Lebaran 2025 Diprediksi Turun, Sinyal Peringatan Ekonomi RI?
Fakta-fakta Orang Terkaya...
Fakta-fakta Orang Terkaya Hong Kong yang Bikin Marah China usai Jual Pelabuhan Panama ke AS
Khawatir ART mudik?...
Khawatir ART mudik? Tenang Saja! Toko Ini Tetap Buka Selama Libur Lebaran
Perubahan Komisaris...
Perubahan Komisaris BNI, Deputi Protokol Istana Diganti Profesional
Rekomendasi
Bakamla Evakuasi 12...
Bakamla Evakuasi 12 Kru ABK Kapal Terbakar di Perairan Banten
Gus Jazil Silaturahmi...
Gus Jazil Silaturahmi dengan Ribuan Warga, Kenalkan Pendirian Universitas Sunan Gresik
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta Diberlakukan dari KM 70
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Barang RI, Pengusaha Cemas
1 jam yang lalu
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
2 jam yang lalu
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
4 jam yang lalu
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
5 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
5 jam yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
7 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved