Inilah Cara Perusahaan E-Commerce Meredam Peningkatan Sampah dari Aktivitas Belanja Online

Minggu, 12 Maret 2023 - 20:21 WIB
loading...
Inilah Cara Perusahaan...
Pekerja melintas di antara tumpukan barang paket di jasa pengiriman KAI. Bisnis logistik dan kurir meningkat saat pandemi seiring peningkatan aktivitas belanja online. Ilustrasi Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Sampah menjadi permasalahan lingkungan yang seakan tak ada habisnya. Praktik bisnis yang lebih ‘hijau’ dan bertanggung jawab diharapkan bisa meredam masalah tersebut.

Aktivitas belanja online yang digandrungi masyarakat modern juga memicu peningkatan sampah, termasuk sampah plastik. Menurut Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), pandemi Covid-19 juga telah meningkatkan aktivitas jual beli online hingga 37%.

Sementara, Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2020 menyebutkan bahwa 96% paket e-commerce dibungkus dengan bahan plastik. Kemasan yang kerap dijumpai adalah selotip, plastik wrap, dan bubble wrap.

Tak dimungkiri tren belanja online menciptakan dampak ekonomi yang besar namun permasalahan yang muncul terkait sampah paket e-commerce tersebut juga harus diredam. Masalah ini tentunya menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta, akademisi, dan juga masyarakat itu sendiri.

Baca juga: 5 Startup E-Commerce di Indonesia yang Gulung Tikar Sebelum JD.ID

Sebagai upaya membangun kolaborasi semua pihak dalam penyelesaian masalah sampah, Archipelagic and Island States (AIS) Forum di bawah naungan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, dan Lazada Indonesia menggelar rangkaian program untuk membersihkan ekosistem pantai, mangrove dan laut kita bernama Islands Clean-up.

Acara ini dihadiri lebih dari 100 relawan dari berbagai komunitas seperti Divers Clean Action, serta perwakilan dari beberapa Duta Besar negara partisipan AIS Forum, UNDP Indonesia, Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), dan Lazada Indonesia.

Para relawan memulai kegiatan bersih-bersih pantai, mangrove, dan koral, serta penanaman koral, di sekitar wilayah Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

"Kami senang bisa berkolaborasi dengan AIS Forum dan Kemenko Marves untuk menjalankan inisiatif lingkungan ini,” kata VP Government Affairs Lazada Indonesia, Budi Primawan melalui siaran pers, dikutip Senin (13/3/2023).

Baca juga: Eskplorasi Menggila, Luar Angkasa Diprediksi Jadi Lokasi Lautan Sampah

Menurut Budi, Lazada sejak lama memiliki kepedulian untuk bisa berkontribusi dalam melindungi lingkungan termasuk dengan menjalankan operasional bisnis yang lebih ‘hijau’ dengan menyediakan kemasan paket yang lebih ramah lingkungan untuk para pelanggan.

“Kami berharap kolaborasi ini juga bisa menjadi pendorong para pemangku kepentingan lainnya untuk bekerja sama memecahkan masalah-masalah lingkungan demi kelestarian alam Indonesia,” ucapnya.

Mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 14, kegiatan ini juga telah mengimplementasi 10 coral dome sebagai upaya untuk menjaga keberagaman hayati di laut, seperti mangrove dan koral yang merupakan tempat tinggal bagi banyak spesies laut.

Inilah Cara Perusahaan E-Commerce Meredam Peningkatan Sampah dari Aktivitas Belanja Online


Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Marves, Jodi Mahardi menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan keberlanjutan lingkungan laut dan lebih memahami laut.

"Kita semua tahu bahwa solusi untuk tantangan global ini banyak dan memerlukan pertimbangan pendekatan sistemik terhadap berbagai sumber yang menghasilkan polusi, baik kontributor berbasis darat dan laut, dan kombinasi intervensi di berbagai sektor dan pada tingkat yang berbeda," tuturnya.

Untuk itulah, sambung Jodi, semua unsur mulai dari pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan organisasi masyarakat perlu bekerja sama dan mengoordinasikan upaya untuk mengatasi tantangan tersebut.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
PLN EPI Gandeng Green...
PLN EPI Gandeng Green Marte Olah Sampah Jadi Energi
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
AEON360 dan Google Cloud...
AEON360 dan Google Cloud Hadirkan Ekosistem Berbasis AI untuk Pengalaman Belanja yang Praktis
Penjualan E-Commerce...
Penjualan E-Commerce Capai USD5,76 Miliar, Didorong Konten dan Live Streaming
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Rekomendasi
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Nikel Terbesar di Dunia, Ada yang dari RI?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved