3 Bank Besar Ramah Kripto Ambruk, Binance Konversi Dana Pemulihan Perusahaan
Kamis, 16 Maret 2023 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Namun sebagian lain mempertanyakan langkah penjualan stablecoin Binance USD dan konversi dana tersebut menjadi aset yang lebih fluktuatif. Pada 10 Maret, Circle yaitu perusahaan di balik USDC mengungkapkan, bahwa perusahaan tersebut memiliki sekitar USD3,3 miliar yang terikat pada SVB yang tengah kolaps tersebut sehingga menyebabkan peristiwa depegging awal.
Namun pada 13 Maret, USDC telah bangkit kembali mendekati patoknya, yaitu USD1 — saat ini berkisar di angka USD0,99. Circle juga memiliki sejumlah dana cadangan rahasia yang tertahan di Silvergate, yaitu bank ramah kripto lain yang berbasis di Amerika Serikat dan kini bangkrut.
Ketidakstabilan di sekitar USDC menyebabkan efek domino pada stablecoin lain, misalnya Dai, USDD, dan FRAX, yang juga tergelincir dari patoknya, yaitu USD1.
Sejak peristiwa tersebut mulai berlangsung pada 10 Maret, dunia kripto dilanda kekhawatiran tentang hal yang akan terjadi selanjutnya. Para pengguna Twitter mengatakan bahwa "sudah tidak ada lagi bank yang menyokong perusahaan-perusahaan kripto."
Namun pada 13 Maret, USDC telah bangkit kembali mendekati patoknya, yaitu USD1 — saat ini berkisar di angka USD0,99. Circle juga memiliki sejumlah dana cadangan rahasia yang tertahan di Silvergate, yaitu bank ramah kripto lain yang berbasis di Amerika Serikat dan kini bangkrut.
Ketidakstabilan di sekitar USDC menyebabkan efek domino pada stablecoin lain, misalnya Dai, USDD, dan FRAX, yang juga tergelincir dari patoknya, yaitu USD1.
Sejak peristiwa tersebut mulai berlangsung pada 10 Maret, dunia kripto dilanda kekhawatiran tentang hal yang akan terjadi selanjutnya. Para pengguna Twitter mengatakan bahwa "sudah tidak ada lagi bank yang menyokong perusahaan-perusahaan kripto."
(akr)
Lihat Juga :