Yuk, Optimalkan Hobi jadi Cuan Lewat Media Digital
Jum'at, 17 Maret 2023 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
"Tentukan target pasar, rencanakan dengan detail, bangun branding produk dan memanfaatkan platform untuk mengembangkan bisnis dari hobi tersebut," saran pria yang juga YouTuber itu.
Baca juga: Jadi Legislator Tapi Tak Pernah Ngantor, YouTuber Jepang Ditendang dari Perlemen
Menurut dia, ada tiga hobi yang dapat menghasilkan cuan yaitu hobi yang marketable, dapat ditekuni jangka panjang, dan mengikuti tren.
Jika ingin memulainya dengan menjadi kreator konten, misalnya, maka perlu meningkatkan kreativitas untuk membuat video Reels, melakukan live streaming, dan mengunggah konten secara rutin.
Pada webinar yang sama, Dosen Universitas Mulia, Fachrullah menyoroti ihwal budaya digital, di mana masifnya penggunaan media digital menyebabkan nilai-nilai baru dari budaya asing masuk dengan begitu derasnya.
"Namun apabila ruang digital digunakan dengan baik dapat menjadi wadah menuangkan kreativitas bahkan meraup cuan sebagai kreator konten," tandasnya.
Dia menambahkan, kreator konten juga harus pula memahami bahwa di ruang digital tetap ada multikulturalisme. Pengguna ruang digital yang saling terhubung satu sama lain, dari berbagai daerah dengan budaya dan bahasa berbeda.
Apalagi di ruang digital satu sama lain menggunakan bahasa verbal dan non verbal yang berbeda, memungkinkan kesalahpahaman terjadi.
Baca juga: Jadi Legislator Tapi Tak Pernah Ngantor, YouTuber Jepang Ditendang dari Perlemen
Menurut dia, ada tiga hobi yang dapat menghasilkan cuan yaitu hobi yang marketable, dapat ditekuni jangka panjang, dan mengikuti tren.
Jika ingin memulainya dengan menjadi kreator konten, misalnya, maka perlu meningkatkan kreativitas untuk membuat video Reels, melakukan live streaming, dan mengunggah konten secara rutin.
Pada webinar yang sama, Dosen Universitas Mulia, Fachrullah menyoroti ihwal budaya digital, di mana masifnya penggunaan media digital menyebabkan nilai-nilai baru dari budaya asing masuk dengan begitu derasnya.
"Namun apabila ruang digital digunakan dengan baik dapat menjadi wadah menuangkan kreativitas bahkan meraup cuan sebagai kreator konten," tandasnya.
Dia menambahkan, kreator konten juga harus pula memahami bahwa di ruang digital tetap ada multikulturalisme. Pengguna ruang digital yang saling terhubung satu sama lain, dari berbagai daerah dengan budaya dan bahasa berbeda.
Apalagi di ruang digital satu sama lain menggunakan bahasa verbal dan non verbal yang berbeda, memungkinkan kesalahpahaman terjadi.
Lihat Juga :