Lembaga Sertifikasi Punya Pengurus Baru, Intip Visinya
Kamis, 23 Maret 2023 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
“Ada 3 kelompok dalam struktur organisasi, pertama adalah kelompok sertifikasi, kedua adalah kelompok inspeksi dan ketiga kelompok laboratorium. Sertifikasi sendiri dibagi 3 bidang yakni Bidang Lembaga Sertifikasi Produk, Bidang Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen (LSSM) & Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta Bidang Sustainability dan Green Certification," ujar Nyoman Susila yang sudah 3 kali terpilih menjadi Ketua Umum ALSI.
"Dengan pembagian tersebut kami berharap semua pengurus ALSI bisa berpartisipasi dalam mengembangkan pasar berbagai bidang untuk memajukan ekosistem bisnis sertifikasi," sambungnya.
Bagi Ketua Dewan Pengawas ALSI, Ngakan Timur Antara yang juga pernah menjadi Ketua Umum ALSI dan Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperind, penting bagi pengurus ALSI untuk juga fokus memantau regulasi pemerintah.
“Bisnis TIC nyatanya tetap sustain hingga saat ini, dan memang sangat bergandengan dengan regulasi pemerintah untuk terus berkembang. Bisnis sertifikasi juga merupakan bisnis global yang tidak dapat diabaikan.
Kepala BSN, Kukuh S. Achmad dalam sambutannya menghimbau para anggota ALSI yang merupakan para pelaku bisnis LPK terakreditasi KAN – sekaligus direct stakeholder BSN untuk pilar conformity assessment – harus bisa melihat peluang dan lingkungan bisnis yang strategis demi berkontribusi dalam meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
“Karena di tangan Bapak-Ibu pengurus ALSI bagaimana kemajuan proses sertifikasi, pengujian laboratorium, inspeksi, dan yang relatif baru proses verifikasi, validasi-integritas dan kredibilitasnya bisa dilihat setara dengan internasional," terangnya.
Kukuh berharap kemajuan para pebisnis LPK dapat kontinu karena pemerintah dan LPK saling memerlukan. Pemerintah memerlukan peran LPK non-government karena akses modal, ekspertise, dan komitmen ada di tangan LPK non-government.
"Dengan pembagian tersebut kami berharap semua pengurus ALSI bisa berpartisipasi dalam mengembangkan pasar berbagai bidang untuk memajukan ekosistem bisnis sertifikasi," sambungnya.
Bagi Ketua Dewan Pengawas ALSI, Ngakan Timur Antara yang juga pernah menjadi Ketua Umum ALSI dan Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperind, penting bagi pengurus ALSI untuk juga fokus memantau regulasi pemerintah.
“Bisnis TIC nyatanya tetap sustain hingga saat ini, dan memang sangat bergandengan dengan regulasi pemerintah untuk terus berkembang. Bisnis sertifikasi juga merupakan bisnis global yang tidak dapat diabaikan.
Kepala BSN, Kukuh S. Achmad dalam sambutannya menghimbau para anggota ALSI yang merupakan para pelaku bisnis LPK terakreditasi KAN – sekaligus direct stakeholder BSN untuk pilar conformity assessment – harus bisa melihat peluang dan lingkungan bisnis yang strategis demi berkontribusi dalam meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
“Karena di tangan Bapak-Ibu pengurus ALSI bagaimana kemajuan proses sertifikasi, pengujian laboratorium, inspeksi, dan yang relatif baru proses verifikasi, validasi-integritas dan kredibilitasnya bisa dilihat setara dengan internasional," terangnya.
Kukuh berharap kemajuan para pebisnis LPK dapat kontinu karena pemerintah dan LPK saling memerlukan. Pemerintah memerlukan peran LPK non-government karena akses modal, ekspertise, dan komitmen ada di tangan LPK non-government.
Lihat Juga :