Prospek dan Tantangan UMKM di Era Disrupsi Teknologi

Kamis, 23 Maret 2023 - 14:30 WIB
loading...
Prospek dan Tantangan...
Digitalisasi UMKM menjadi salah satu cara bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar lebih luas. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di era disrupsi teknologi pentingnya meningkatkan perekonomian khususnya UMKM di Indonesia. Maka dari itu, perlu mengetahui prospek dan tantangan yang akan dihadapi pendiri UMKM.

"Isu-isu mengenai masalah UMKM yakni belum didukung dengan iklim usaha yang baik. Lebih dari 50% bersifat informal, kurangnya layanan finansial, belum produktif, kesulitan naik kelas karena usaha makro lebih mendominasi, serta sulitnya menembus pasar global," ucap Anggota Komisi 1 DPR Taufiq R Abdullah dalam kegiatan Ngobrol Bareng Legislator Digitalpreneur: Prospek dan Tantangan UMKM di Era Disrupsi Teknologi, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: Revolusi Industri 4.0, Generasi Muda Dituntut Lebih Kreatif dan Inovatif
Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi global pada 2030 menjadi negara dengan perekonomian terkuat ke-9 di dunia dengan PDB mencapai USD2.449 miliar. Sedangkan di 2050 diprediksi menempati peringkat ke-4 dunia jika baik-baik saja dan tidak ada yang terjadi.

Salah satu yang berkontribusi dalam perekonomian nasional adalah UMKM. Akan tetapi, terdapat isu-isu atau masalah yang terjadi dalam UMKM di Indonesia. Meningkatnya UMKM di Indonesia tidak jauh dari peran wirausaha.

Di mana peran wirausaha adalah pengentasan kemiskinan, menurunkan tingginya jumlah pengangguran, menekan rendahnya daya beli, solusi atas sulitnya penciptaan lapangan usaha dan lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Pengguna internet di Indonesia yang mencapai 212,9 juta serta yang aktif menggunakan sosial media 167 juta. Dengan data tersebut peluangan mensukseskan UMKM di era digital saat ini sangat besar. Di mana, penggunaan internet oleh UMKM 87,43% sedangkan yang belum 12,57%. Untuk itu para wirausaha harus didorong untuk menggunakan internet agar tetap produktif.

"Dengan adanya digitalisasi diharapkan para wirausaha tidak membeli barang impor dan dijual kembali dengan harga murah sehingga dapat menghancurkan UMKM kita. Yang mana juga kebanyakan orang lebih menyukai barang murah," kata Taufiq.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved