BPKH Pastikan Kecukupan Dana untuk Keberangkatan Haji 2023
Jum'at, 24 Maret 2023 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Hingga kini pihaknya masih melakukan pengelolaan keuangan haji di dua instrumen besar, yaitu investasi dan penempatan di perbankan.
"Untuk pengelolaan investasinya sendiri kita melakukan pembelian SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) sekitar 70% dari total dana pengelolaannya. Kemudian, sekitar 20-30% itu kita masuk ke penempatan deposito di perbankan syariah nasional. Ada sedikit porsi yang kita sebut sebagai direct investment, tapi itu kurang lebih hanya 2-3%," bebernya.
Baca juga: Naik 4,56%, Aset Kelolaan Dana Haji 2022 Capai Rp7,1 Triliun
Dia juga menjelaskan, hingga Februari 2023 BPKH telah mengelola dana haji sebesar Rp168 triliun dan menghasilkan nilai manfaat lebih dari Rp10 triliun per tahun.
"Dari sisi likuiditas, kita punya lebih dari dua kali likuiditas untuk pembiayaan ibadah haji. Dari sisi instrumennya pun sampai saat ini kita tetap strict dengan pengelolaan yang aman," tandasnya.
"Untuk pengelolaan investasinya sendiri kita melakukan pembelian SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) sekitar 70% dari total dana pengelolaannya. Kemudian, sekitar 20-30% itu kita masuk ke penempatan deposito di perbankan syariah nasional. Ada sedikit porsi yang kita sebut sebagai direct investment, tapi itu kurang lebih hanya 2-3%," bebernya.
Baca juga: Naik 4,56%, Aset Kelolaan Dana Haji 2022 Capai Rp7,1 Triliun
Dia juga menjelaskan, hingga Februari 2023 BPKH telah mengelola dana haji sebesar Rp168 triliun dan menghasilkan nilai manfaat lebih dari Rp10 triliun per tahun.
"Dari sisi likuiditas, kita punya lebih dari dua kali likuiditas untuk pembiayaan ibadah haji. Dari sisi instrumennya pun sampai saat ini kita tetap strict dengan pengelolaan yang aman," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :