Membuka Potensi Blockchain untuk Bisnis Keuangan di Indonesia

Sabtu, 25 Maret 2023 - 13:32 WIB
loading...
Membuka Potensi Blockchain...
Dengan blockchain, transaksi keuangan dapat diotomatisasi dan menghilangkan kebutuhan perantara sehingga dapat mengurangi waktu dan biaya terkait proses keuangan tradisional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Teknologi Blockchain merevolusi industri keuangan , memungkinkan transaksi yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih transparan. Di Indonesia, dimana sektor layanan keuangan berkembang pesat, blockchain berpotensi membuka peluang baru bagi bisnis dan individu.

Baca Juga: Transaksi Keuangan Digital Dongkrak Ekonomi

Indonesia merupakan pangsa pasar yang sangat potensial bagi layanan keuangan digital di kawasan Asia Tenggara. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum terjangkau oleh layanan finansial konvensional. Berdasaran riset Google, Temasek, Bain & Company, terdapat 81% penduduk Indonesia yang belum terlayani jasa keuangan (unbanked). Dengan demikian, pasar layanan keuangan bank digital masih sangat terbuka di Indonesia.

Baca Juga: Milenial Bakal Kuasai Layanan Keuangan Digital

D3 Labs, perusahaan penyedia layanan teknologi finansial berbasis blockchain, memiliki misi untuk menyederhanakan dan memberdayakan sistem keuangan melalui adopsi blockchain, membawa kepercayaan dan manfaat bagi semua orang.

Salah satu manfaat utama blockchain untuk bisnis keuangan adalah kemampuan untuk merampingkan proses dan mengoptimalisasi biaya. Dengan blockchain, transaksi keuangan dapat diotomatisasi dan menghilangkan kebutuhan perantara sehingga dapat mengurangi waktu dan biaya terkait proses keuangan tradisional. Hal ini sangat penting di Indonesia, di mana banyak orang dan bisnis masih menghadapi hambatan untuk mengakses layanan keuangan.

"D3 Labs hadir sebagai penyedia solusi fintech berbasis blockchain dan memiliki tim profesional berpengalaman di bidang keuangan, teknologi, dan blockchain. Tujuan utama perusahaan adalah menjadikan sistem keuangan lebih sederhana, lebih mudah diakses, dan lebih aman untuk semua orang. Strateginya dengan memanfaatkan kekuatan teknologi blockchain untuk membangun solusi inovatif yang memecahkan masalah dunia nyata," kata CEO D3 Labs, Chung Ying Lai.

Salah satu penawaran utama D3 Labs adalah sistem programmable money berbasis blockchain. Platform ini memungkinkan individu dan bisnis untuk mengirim dan menerima pembayaran dengan cepat, aman, dan dengan biaya rendah. Platform ini dibangun di atas jaringan terdesentralisasi yang menghilangkan kebutuhan akan perantara.

Hal itu membuat transaksi lebih cepat, lebih murah, dan lebih transparan. Dengan programmable money, pengguna dapat mengirim uang kepada siapa saja, di mana saja di dunia, kapan saja, tanpa batasan apa pun.

Di Indonesia, dimana layanan keuangan digital dan adopsi teknologi blockchain sedang mengalami pertumbuhan masif, D3 Labs berada di posisi yang tepat untuk memimpin dalam layanan keuangan berbasis blockchain. Dengan tim yang sudah berpengalaman di bidang finansial dan blockchain, D3 Labs siap memainkan peran kunci dalam membentuk masa depan keuangan di Indonesia dan global.

"Teknologi blockchain berpotensi merevolusi sektor keuangan di Indonesia, menjadikan layanan keuangan lebih mudah diakses, efisien, dan aman untuk bisnis dan individu. Dengan solusi inovatif, tim yang berpengalaman, dan pemahaman yang mendalam tentang sektor keuangan Indonesia, D3 Labs berada di posisi yang tepat untuk memimpin dalam industri yang menarik dan berkembang pesat ini," jelas Ying.

D3 Labs sendiri di gawangi oleh para ahli di bidangnya. Selain Chung Ying Lai, D3 Labs juga dinahkodai oleh Tigran Adiwirya, Adytia Raflein, Khun Ling Tan, serta team-team yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Kolaborasi Industri...
Kolaborasi Industri Keuangan Hadirkan MOJANG untuk Generasi Muda
Perbanas Institute Gaungkan...
Perbanas Institute Gaungkan Strategi Keuangan Berkelanjutan dalam SNAP 2025
Rekomendasi
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Berita Terkini
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved