Dukung Pelaku Usaha Spa, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Gratis
Selasa, 28 April 2020 - 20:42 WIB
loading...
Kemenparekraf mengajak para pelaku usaha dan industri spa mengikuti pelatihan daring gratis. Foto/Dok Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak para pelaku usaha dan industri spa mengikuti pelatihan daring gratis. Program ini dilakukan sebagai upaya untuk upskilling dan reskilling kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif saat pandemi Covid-19.
Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya menjelaskan, Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa dari sisi budaya, salah satunya adalah spa yang memiliki sejarah dan filosofi tinggi sebagai perawatan kesehatan pada masa lalu.
Ini menjadikan spa sebagai potensi daya tarik wisata yang memiliki daya saing tinggi di dunia. Namun, pandemi Covid-19 ini memberi dampak bagi semua sektor termasuk industri spa.
“Program pelatihan online ini diharapkan menambah kemampuan masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga mereka akan semakin kompetitif dan siap bangkit bersama ketika pandemi dinyatakan selesai,” kata Wisnu di Jakarta, Selasa (28/4/2020).
Seperti diketahui, spa dan pariwisata memiliki hubungan yang kuat dan saling membutuhkan. Wisatawan butuh relaksasi setelah berwisata, dan spa membutuhkan wisatawan untuk terus berkembang.
Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya menjelaskan, Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa dari sisi budaya, salah satunya adalah spa yang memiliki sejarah dan filosofi tinggi sebagai perawatan kesehatan pada masa lalu.
Ini menjadikan spa sebagai potensi daya tarik wisata yang memiliki daya saing tinggi di dunia. Namun, pandemi Covid-19 ini memberi dampak bagi semua sektor termasuk industri spa.
“Program pelatihan online ini diharapkan menambah kemampuan masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga mereka akan semakin kompetitif dan siap bangkit bersama ketika pandemi dinyatakan selesai,” kata Wisnu di Jakarta, Selasa (28/4/2020).
Seperti diketahui, spa dan pariwisata memiliki hubungan yang kuat dan saling membutuhkan. Wisatawan butuh relaksasi setelah berwisata, dan spa membutuhkan wisatawan untuk terus berkembang.
Lihat Juga :