5 Juta Orang Bakal Kehilangan Pekerjaan Jika India Setop Bakar Batu Bara Besok

Rabu, 29 Maret 2023 - 10:09 WIB
loading...
A A A
Sementara itu Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mendesak, negara-negara untuk mempercepat, mencapai target nol emisi mereka. Ia juga menyerukan negara-negara berkembang untuk menetapkan target tahun 2050.

Di sisi lain laporan tersebut merekomendasikan agar pemerintah India berfokus pada penghentian tambang dan pembangkit listrik tua dan tidak menguntungkan terlebih dahulu. Terdapat lebih dari 200 dari 459 tambang lebih di India dapat dipensiunkan dengan cara ini.

"Transisi energi harus dimulai dengan batu bara," kata Jayant Sinha, yang mewakili konstituensi Hazaribagh yang kaya batu bara di negara bagian Jharkhand, India tengah.

Ia juga menambahkan, bahwa peralihan ke energi bersih membutuhkan dana dan institusi untuk meningkatkannya. "Kedua hal ini harus terjadi bersama-sama demi transisi yang sukses," katanya.

Kemitraan dengan negara-negara maju dibutuhkan untuk membantu negara-negara yang bergantung pada batu bara di Afrika Selatan, Indonesia, dan Vietnam untuk melakukan transisi energi yang adil dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun kesepakatan ini adalah langkah ke arah yang benar, skalanya terlalu kecil untuk membuat dampak nyata, kata para ahli energi.

Masih belum jelas apakah India akan terbuka untuk kesepakatan transisi energi adil yang serupa.

Para pemimpin India telah menyatakan skeptisisme atas dana iklim yang dijanjikan oleh negara-negara maju, menunjuk pada janji untuk memberi negara-negara berpenghasilan rendah dan berkembang USD100 miliar setiap tahun untuk membantu mengatasi tantangan iklim pada tahun 2009 yang masih belum terpenuhi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Rekomendasi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Infografis
Jika Situasi Memburuk,...
Jika Situasi Memburuk, 3 Juta Orang di Kiev Siap Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved