Stimulus Pemerintah Tidak Cukup Tahan Angka Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2020 - 18:08 WIB
loading...
Stimulus Pemerintah...
Petugas menghitung uang saat melayani pencairan dana bantuan sosial tunai dari Kemensos. Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 mencapai 26,42 juta orang atau meningkat 1,63 juta orang dibandingkan periode September 2019. Jika dibandingkan Maret 2019 juga bertambah sebesar 1,28 juta orang. Bahkan wilayah DKI Jakarta mengalami peningkatan penduduk miskin tertinggi di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, pengamat ekonomi Bhima Yudhistira mengatakan, bantuan sosial dalam stimulus pemerintah tidak cukup untuk menahan kenaikan angka kemiskinan. Permasalahannya adalah dinamika orang miskin baru tidak mudah terdeteksi lewat data statistik.

"Sekarang bagaimana caranya pemerintah menjaga pendapatan 115 juta kelas menengah rentan miskin agar tidak jatuh dibawah garis kemiskinan," ujar Bhima di Jakarta, Minggu (19/7/2020). (Baca: 5 Cara Agar Tidak Jatuh Miskin di Tengah Pandemi )

Menurut dia, kuncinya adalah menerapkan jaring pengaman sosial yang lebih besar dan komprehensif. Misalnya universal basic income bagi masyarakat yang rentan miskin.

Kemudian bentuk subsidi gaji bagi pekerja yang rentan di-PHK dan memastikan agar pekerja yang di-PHK mendapatkan pesangon untuk bertahan hidup. (Baca juga: Dampak Pandemik COVID-19, 134 Ribu Orang di Banten Jatuh Miskin )

"Terakhir adalah menurunkan seluruh pungutan pemerintah termasuk iuran BPJS Kesehatan di semua kelas, menurunkan harga BBM, dan pemberian diskon tarif listrik kepada pelanggan 900 va non subsidi," ungkap Bhima.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo dan Menteri...
Prabowo dan Menteri Trenggono Bahas Kampung Nelayan, Progres Capai 50%
Membaca Strategi Pemerintah...
Membaca Strategi Pemerintah dalam Mengurai Simpul Kemiskinan
Data BPS Ungkap Kemiskinan...
Data BPS Ungkap Kemiskinan Menurun di Perkotaan maupun Pedesaan, Intip Angkanya
Pidato Nota Keuangan,...
Pidato Nota Keuangan, Prabowo Pamer Ekonomi Tangguh, Pengangguran Ditekan, Kemiskinan Terendah
Mengapa Pengeluaran...
Mengapa Pengeluaran di Bawah Rp20.000 per Hari Tergolong Miskin? Ini Penjelasannya
Data Kemiskinan BPS...
Data Kemiskinan BPS Dipoles, Tak Sesuai Kondisi Nyata di Lapangan
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Rekomendasi
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved