Rupiah Masih Loyo Lawan Dolar AS, Hari Ini Bertengger di Rp14.932
Rabu, 05 April 2023 - 17:58 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan pada perdagangan sore ini, Rabu (5/4/2023). Kurs rupiah terpantau jatuh 33 poin. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan pada perdagangan sore ini, Rabu (5/4/2023). Kurs rupiah terpantau jatuh 33 poin ke level Rp14.932 per USD.
Baca Juga: Perkasa, Rupiah Sore Ini Menguat Lawan Dolar AS Jadi Rp14.894
Berdasarkan data JISDOR BI, mata uang Garuda juga terlihat tak berdaya di posisi Rp14.933/USD. Raihan itu melemah dibandingkan sesi kemarin yang bertengger pada level Rp14.913/USD.
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menerangkan, pelemahan rupiah tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di dalam negeri saat ini. Pasalnya, di tengah tekanan ekonomi global, sektor manufaktur Indonesia justru secara konsisten mengalami ekspansi di sepanjang Triwulan pertama 2023.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terbenam ke 6.819 Usai Kehilangan 13,5 Poin
Indikator Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur nasional menguat kembali ke level 51,9 di bulan Maret 2023 dibandingkan dengan Februari 51,2.
"Tingkat permintaan domestik terindikasi terus mengalami peningkatan, menopang aktivitas produksi manufaktur di tengah permintaan ekspor yang masih relatif tertahan. Selain itu, perbaikan distribusi dan logistik juga terus mengalami perbaikan dalam dua bulan terakhir sehingga mampu mendorong aktivitas produksi di dalam negeri," terang Ibrahim dalam keterangannya.
Baca Juga: Perkasa, Rupiah Sore Ini Menguat Lawan Dolar AS Jadi Rp14.894
Berdasarkan data JISDOR BI, mata uang Garuda juga terlihat tak berdaya di posisi Rp14.933/USD. Raihan itu melemah dibandingkan sesi kemarin yang bertengger pada level Rp14.913/USD.
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menerangkan, pelemahan rupiah tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di dalam negeri saat ini. Pasalnya, di tengah tekanan ekonomi global, sektor manufaktur Indonesia justru secara konsisten mengalami ekspansi di sepanjang Triwulan pertama 2023.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terbenam ke 6.819 Usai Kehilangan 13,5 Poin
Indikator Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur nasional menguat kembali ke level 51,9 di bulan Maret 2023 dibandingkan dengan Februari 51,2.
"Tingkat permintaan domestik terindikasi terus mengalami peningkatan, menopang aktivitas produksi manufaktur di tengah permintaan ekspor yang masih relatif tertahan. Selain itu, perbaikan distribusi dan logistik juga terus mengalami perbaikan dalam dua bulan terakhir sehingga mampu mendorong aktivitas produksi di dalam negeri," terang Ibrahim dalam keterangannya.
Lihat Juga :