Lewat Skema Imbal Dagang, Indonesia Ekspor 25 Ton Kopi ke Mesir

Rabu, 05 April 2023 - 18:13 WIB
loading...
Lewat Skema Imbal Dagang,...
Imbal dagang tahap pertama antara Indonesia dan Mesir berjalan lancar. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia ( PPI ) Member of ID Food menjadi Badan Pelaksana Imbal Dagang yang memberangkatkan ekspor kopi ke Mesir sebanyak 25 ton senilai USD60.000. Acara pelepasan ekspor dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi, Staff Khusus Kementerian Perdagangan Bara Krishna Hasibuan, Duta Besar Mesir untuk Indonesia H.E Ashraf Sultan, dan Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati, di Subang, Jawa Barat, Rabu (5/4/2023).

Baca juga: Freeport Minta Perpanjangan Izin Ekspor Konsentrat Tembaga, DPR Minta Jokowi Tegas Melarang

Duta Besar LBBP RI untuk Republik Arab Mesir H.E Lutfi Rauf turut hadir memberikan sambutan secara daring pada acara tersebut, yang juga dihadiri oleh para pemangku kepentingan lainnya.

Sebelumnya, PPI bersama A to Z for Import & Export Company menandatangani MoU tentang kerja sama imbal dagang/counter trade cooperation yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Mesir beberapa waktu yang lalu. A to Z for Import & Export Company adalah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor dan impor di Mesir.

Dalam menjajaki pasar masing-masing, PPI dan A to Z for Import & Export Company sebagai Badan Pelaksana Imbal Dagang di negara masing-masing, menyiapkan produk atau komoditi yang akan diekspor atau diimpor ke Indonesia dan Mesir. Pada imbal dagang tahap pertama ini, Indonesia mengirimkan kopi sebanyak 25 ton senilai USD60.000 dan Mesir mengirimkan kurma sebanyak 50 ton dengan nilai yang sama.

Pada ekspor dengan skema imbal dagang kali ini, PPI melibatkan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah untuk melakukan counter trade bersama A to Z For Import & Export Company.

Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati mengungkapkan bahwa ekspor kopi ini dilakukan melalui kerja sama dengan petani lokal yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengekspos potensi komoditi Indonesia untuk memenuhi permintaan kopi di luar negeri.

“Untuk imbal dagang kali ini, PPI melibatkan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah yang memproduksi kopi di wilayah Subang, sebagai eksportir sekaligus importir dari Indonesia,” ujar Nina.

Ke depan, PPI sebagai Badan Pelaksana Imbal Dagang akan berusaha mengembangkan potensi ekspor lain dari Indonesia ke Mesir. Posisi PPI didukung karena masuk holding BUMN Pangan ID Food sebagai agregator perdagangan dan logistik.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang disampaikan oleh Staff Khusus Menteri Perdagangan Bara Krishna Hasibuan, mengapresiasi PPI dan Koperasi Gunung Luhur Berkah yang telah mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekspor dan penghematan devisa melalui perdagangan dengan skema imbal dagang melalui acara pelepasan ekspor kopi ke Mesir.

Pada pertengahan Mei 2023 nanti, Menteri Perdagangan akan memimpin misi dagang ke Mesir dan bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Industri Mesir dalam upaya memperkuat kerja sama perdagangan kedua negara. Transaksi imbal dagang hari ini juga akan menjadi salah satu deliverables dan success story yang akan disampaikan pada misi dagang tersebut.

Baca juga: Barcelona dan Atletico Madrid Berebut Gelandang Jepang Daichi Kamada

Kementerian Perdagangan akan terus berupaya memberikan fasilitasi dalam rangka transaksi imbal dagang. Saat ini, fasilitas yang diberikan pemerintah masih terbatas dan belum menyeluruh. Fasilitas yang diberikan masih mencakup pemberian fasilitas pembiayaan, penjaminan dan asuransi di bawah program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) Trade Finance (TF) sesuai dengan mandate KMK No 494/KMK.08/2022.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
25 Negara Paling Dermawan,...
25 Negara Paling Dermawan, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved