Waspada! Krisis Perbankan di Amerika Belum Berakhir, Bagaimana Efeknya?

Kamis, 06 April 2023 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Sambung Dimon mengatakan, gejolak baru-baru ini harus mendorong regulator untuk meneliti risiko terhadap bank yang timbul dari memiliki proporsi tinggi deposito yang tidak diasuransikan, atau banyak pelanggan dengan profil serupa, seperti SVB, yang dikenal melayani industri teknologi.

Ia juga menambahkan, bahwa banyak risiko yang ada -termasuk kenaikan tajam suku bunga tahun lalu yang telah menekan nilai beberapa jenis aset yang biasanya dipegang oleh bank– telah "bersembunyi di depan mata".

Dia juga mengkritik, regulator karena tidak mempertimbangkan kenaikan suku bunga dalam tes yang dirancang untuk menguji stabilitas bank. "Ini bukan untuk membebaskan manajemen bank – ini hanya untuk memperjelas bahwa ini bukan saat terbaik bagi banyak pemain," katanya.

Saat Presiden AS Joe Biden dan yang lainnya menyerukan aturan yang lebih kuat untuk sektor perbankan, dia memperingatkan itu "respons spontan, pukulan keras atau bermotif politik".

"Kita harus hati-hati mempelajari mengapa situasi khusus ini terjadi, tetapi tidak bereaksi berlebihan," katanya.

"Persyaratan modal stress test yang tidak menentu dan ketidakpastian konstan seputar peraturan di masa depan merusak sistem perbankan tanpa membuatnya lebih aman," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved