Waspada! Krisis Perbankan di Amerika Belum Berakhir, Bagaimana Efeknya?

Kamis, 06 April 2023 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Dimon merupakan veteran Wall Street, yang mengarahkan JPMorgan melalui krisis keuangan 2008, ketika paparan pinjaman rumah yang buruk di AS menyebabkan masalah di seluruh sistem keuangan global.

Dalam beberapa pekan terakhir, ia bekerja dengan pejabat pemerintah untuk mengoordinasikan rencana penyelamatan untuk First Republic bank yang berbasis di California, yang dikhawatirkan banyak orang juga di ambang kehancuran.

Dalam waktu dekat, dia mengatakan, kegagalan Silicon Valley Bank dan Signature Bank dan pengambilalihan Credit Suisse yang terburu-buru di Eropa, telah memicu "banyak kegelisahan di pasar" dan kemungkinan akan mendorong pemberi pinjaman untuk mundur dalam beberapa bulan ke depan, meningkatkan kemungkinan terjadinya resesi ekonomi.

Namun dia mengatakan, tidak jelas apakah krisis akan mempengaruhi konsumen reguler di AS, yang merupakan pendorong utama ekonomi terbesar di dunia. "Sementara itu krisis saat ini telah mengungkap beberapa kelemahan dalam sistem, itu tidak boleh dikesampingkan ... apa pun seperti apa yang kami alami pada tahun 2008," tulisnya.

Kegagalan Silicon Valley Bank (SVB) bulan lalu terjadi setelah kekhawatiran tentang kondisi keuangan bank spesialis startup itu mendorong pelanggan untuk menarik hampir seperempat dari deposito dalam beberapa hari, melampaui kemampuannya untuk memasok dana. Selanjutnya regulator menutup Signature di tengah tanda-tanda bank run serupa.

Ketika kegagalan terjadi, membuat pengawasan semakin intens terhadap perusahaan-perusahaan lain yang berpotensi bermasalah. Credit Suisse melihat sahamnya jatuh, yang mengarah ke pengambilalihan terburu-buru oleh saingannya UBS dalam kesepakatan yang ditengahi oleh pemerintah Swiss.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Berita Terkini
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Infografis
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved