Waspada! Krisis Perbankan di Amerika Belum Berakhir, Bagaimana Efeknya?
Kamis, 06 April 2023 - 15:21 WIB
loading...
Kepala bank terbesar Amerika mengeluarkan peringatan bahwa krisis yang dihadapi sistem perbankan AS belum berakhir. Mungkinkah bakal menjadi seperti krisis 2008?. Foto/Dok
A
A
A
WASHINGTON - Kepala bank terbesar Amerika mengeluarkan peringatan bahwa krisis yang dihadapi sistem perbankan AS (Amerika Serikat) belum berakhir. Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif JPMorgan Chase, Jamie Dimon dalam surat tahunan kepada pemegang saham hanya beberapa minggu setelah keruntuhan dramatis dua bank besar AS.
Baca Juga: Ini Hasil Pertemuan Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN di Bali
Dia berharap, krisis atau gejolak yang terjadi tidak memicu krisis global seperti pada 2008. Menurutnya kali ini melibatkan lebih sedikit pemain dan masalah yang terjadi.
Meski begitu, Ia memperingatkan tetap waspada karena efeknya tetap ada. "Meskipun kali ini tidak seperti 2008, tidak jelas kapan krisis saat ini akan berakhir," katanya.
"Bahkan ketika itu ada di belakang kita, dampak darinya bakal terasa selama bertahun-tahun yang akan datang," ucapnya memperingatkan.
Baca Juga: Silicon Valley Bank Ambruk, Ngaruh ke Pendanaan Startup Indonesia?
Baca Juga: Ini Hasil Pertemuan Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN di Bali
Dia berharap, krisis atau gejolak yang terjadi tidak memicu krisis global seperti pada 2008. Menurutnya kali ini melibatkan lebih sedikit pemain dan masalah yang terjadi.
Meski begitu, Ia memperingatkan tetap waspada karena efeknya tetap ada. "Meskipun kali ini tidak seperti 2008, tidak jelas kapan krisis saat ini akan berakhir," katanya.
"Bahkan ketika itu ada di belakang kita, dampak darinya bakal terasa selama bertahun-tahun yang akan datang," ucapnya memperingatkan.
Baca Juga: Silicon Valley Bank Ambruk, Ngaruh ke Pendanaan Startup Indonesia?
Lihat Juga :