Daftar Negara Berkembang yang Diterpa Krisis Utang, Indonesia Termasuk?

Sabtu, 08 April 2023 - 05:56 WIB
loading...
Daftar Negara Berkembang...
Jumlah negara berkembang yang berisiko mengalami krisis utang menjadi sorotan. Berikut daftar negara-negara yang menghadapi krisis utang atau telah gagal membayar pinjaman internasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Jumlah negara berkembang yang berisiko mengalami krisis utang menjadi sorotan ketika para gubernur bank sentral, menteri keuangan dan pemimpin politik menggelar pertemuan musim semi Kelompok Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF).

Baca Juga: Tak Sanggup Atasi Krisis Utang, 60 Negara Terancam Bangkrut

Inflasi yang membengkak, meningkatnya biaya pinjaman dan penguatan dolar membuat pembayaran kembali pinjaman menjadi lebih mahal bagi puluhan negara berkembang, mendorong beberapa di antaranya ke default pada tahun lalu.

Berikut daftar negara-negara yang menghadapi krisis utang atau telah gagal membayar pinjaman internasional.

- MESIR

Ekonomi Mesir yang sangat bergantung pada pariwisata mengalami pukulan keras saat Pandemi Covid-19 melanda, ditambah serta melonjaknya harga pangan dan energi, membuatnya kekurangan dolar dan berjuang untuk membayar utang yang meningkat.

Baca Juga: Daftar 5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia, No 1 Ternyata Tetangga

Kairo mengamankan paket pinjaman baru dari IMF senilai USD3 miliar pada bulan Desember dengan berkomitmen pada mata uang yang fleksibel, peran yang lebih besar bagi sektor swasta dan berbagai reformasi moneter dan fiskal.

Pembatasan impor dan mata uang telah membebani aktivitas ekonomi, dan kekurangan mata uang asing terus berlanjut meskipun ada tiga devaluasi yang cukup besar sejak Maret 2022 yang mengurangi separuh nilai pound. Inflasi Mesir saat ini berada pada level tertinggi lebih dari lima tahun di atas 30%.

- EL SALVADOR

El Salvador menyelesaikan rintangan pembayaran obligasi USD600 juta pada bulan Januari. Negara Amerika Tengah memiliki outstanding sekitar USD6,4 miliar dalam Eurobond.

Sementara pembayaran berikutnya bakal jatuh tempo hingga 2025, kekhawatiran tentang utang El Salvador yang tinggi dan rencana pembiayaan serta kebijakan fiskalnya telah menekan obligasinya ke wilayah yang sangat tertekan.

Langkah negara itu untuk menjadikan bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada September 2021 secara efektif menutup pintu pembiayaan IMF. Namun risiko atas pelukan El Salvador terhadap bitcoin "belum terwujud", diakui IMF.

- GHANA
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
TERUNGKAP! Dokter Tifa...
TERUNGKAP! Dokter Tifa Terjerat Utang Ratusan Juta, Apartemen Disita PN Jakarta Selatan
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
Rekomendasi
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Berita Terkini
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved