Desakan AS, Reformasi Bank Dunia Buka Peluang Kenaikan Pinjaman hingga Rp740,9 T

Minggu, 09 April 2023 - 06:49 WIB
loading...
A A A
Dalam agenda pertemuan para pembuat kebijakan minggu depan juga membahas dukungan untuk Ukraina yang dilanda perang dan restrukturisasi utang.

"Kami telah melihat beberapa gerakan oleh China untuk berpartisipasi dalam restrukturisasi utang untuk Sri Lanka, yang menjadi sinyal harapan," kata Yellen.

Ketika pertumbuhan global melambat, Bank Dunia sebelumnya memperingatkan bahwa prospek ke depan sangat sulit bagi ekonomi termiskin – yang menghadapi pertumbuhan lamban didorong oleh beban utang yang berat dan pelemahan investasi.

Yellen sebelumnya mengatakan, bahwa China harus bergerak lebih cepat pada beberapa restrukturisasi utang. Diskusi hal ini akan berlanjut minggu depan ketika meja bundar utang negara global yang baru dibentuk berkumpul, katanya kepada AFP.

"Kami melakukan diskusi teknis yang berguna tentang elemen-elemen penting dari restrukturisasi utang. China telah berpartisipasi, dan kita semua terus menekan China untuk perbaikan," katanya.

Washington juga terus mendorong operasi "kerangka kerja bersama" G20 yang lebih cepat dan lebih dapat diprediksi juga untuk restrukturisasi utang.

Mengenai Ukraina, Yellen mengatakan: "Sekali lagi, kami akan bekerja dengan semua sekutu kami untuk mendesak agar Rusia menghentikan kebrutalannya di Ukraina."

Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat akan menekan dukungan ekonomi bersama mitranya di bidang ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Status Baru, Tantangan...
Status Baru, Tantangan Lama
Bank Dunia Nilai RI...
Bank Dunia Nilai RI Tak Bisa Jadi Negara Maju: Susah Keluar dari Middle Income Trap
Pidato di Davos, Prabowo:...
Pidato di Davos, Prabowo: Kita Berkumpul saat Dunia Penuh Ketidakpastian
Rekomendasi
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved