Ditanya Soal Satgas Transaksi Rp349 Triliun, Begini Jawaban Jokowi

Selasa, 11 April 2023 - 13:03 WIB
loading...
Ditanya Soal Satgas...
Jokowi menegaskan saat ini urusan mudik harus menjadi perhatian dibanding satgas bentukan Mahfud MD. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tak menanggapi soal satuan tugas (satgas) yang akan dibentuk oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD . Satgas tersebut bakal menguak transaksi janggal Rp349 triliun terkait Kemenkeu.

Baca juga: Cek Harga Bahan Pokok Bareng Ganjar-Zulhas, Jokowi: Turun Semuanya

Jokowi menyebut bahwa dirinya ingin semua pihak berfokus pada urusan arus mudik Lebaran tahun 2023 terlebih dahulu. Pasalnya, jumlah pemudik tahun ini akan melonjak.

"Ini urusan arus mudik, kita konsentrasi ke arus mudik dulu, semuanya," kata Jokowi di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (11/4/2023).

Jokowi mengatakan bahwa semua pihak harus berhati-hati karena kenaikan jumlah pemudik tahun ini mencapai puluhan juta masyarakat. Jumlah pemudik yang banyak membutuhkan perhatian yang besar pula.

"Karena lompatan dari 86 juta ke 123 juta, hati-hati," kata Jokowi.

Diketahui Mahfud MD bakal membentuk satuan tugas khusus untuk menguak dana janggal sebesar Rp349 triliun terkait Kemenkeu. Hal tersebut dikatakan Mahfud MD saat menggelar jumpa pers di Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jakarta Pusat.

"Komite akan segera membentuk tim gabungan/satgas yang akan melakukan supervisi untuk menindaklanjuti keseluruhan LHA/LHP nilai agregat sebesar Rp349 triliun dengan melakukan case building," ujar Mahfud di lokasi, Senin (10/4/2023).

Mahfud mengatakan tim satgas tersebut terdiri dari berbagai instansi pemerintah, termasuk Badan Intelejen Nasional hingga kepolisian. "Tim gabungan/satgas akan melibatkan PPATK, Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai, Bareskrim Polri, Pidsus Kejagung, Bidang Pengawasan OJK, BIN, dan Kemenko Polhukam," imbuhnya.

Baca juga: Jajaki Kerjasama dengan UEA, Ini yang Ditawarkan Gubernur Kepri

"Komite akan melakukan case building dengan memprioritaskan LHP yang bernilai paling besar karena telah menjadi perhatian masyarakat," tuturnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Prabowo Bentuk Satgas...
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Airlangga Jadi Ketua
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Rekomendasi
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved