Langkah BRICS Terbitkan Mata Uang Baru Bakal Tekan Dominasi Dolar

Selasa, 11 April 2023 - 14:46 WIB
loading...
Langkah BRICS Terbitkan...
Rencana BRICS hadirkan mata uang sendiri bisa ancam dolar AS. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - BRICS merupakan sebuah forum internasional yang terdiri dari negara-negara dengan ekonomi terdepan di dunia. Baru-baru ini, BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) mengumumkan kabar akan meluncurkan mata uangnya sendiri.

Baca juga: Tak Mau Lagi Bergantung pada Greenback, BRICS Bakal Bikin Duit Sendiri

Niat tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPR Rusia, Alexander Babakov, pada akhir Maret 2023 saat melakukan kunjungan ke India. Dengan memiliki mata uang sendiri, negara-negara anggota BRICS bisa semakin erat menjalin kerja sama di bidang keuangan.

Selain itu, Babakov juga menyebut bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai rencana penerbitan mata uang BRICS akan dilakukan di KTT BRICS 2023. Bukan hanya berupa uang, mata uang BRICS dapat diamankan dalam bentuk logam, emas, tanah jarang, dan komoditas lainnya.

Rencana BRICS untuk menerbitkan mata uangnya sendiri mendapat sorotan tajam dan menjadi ancaman tersendiri bagi dolar Amerika. Banyak pihak menyebut bahwa negara-negara anggota BRICS berusaha untuk menggeser dominasi Amerika Serikat (AS) dengan supremasi dolarnya. Diketahui, dolar AS sudah menjadi mata uang resmi untuk perdagangan internasional sekian lama.

Benarkah dolar dapat tergeser dengan mata uang BRICS ini? Melansir FirstPost, kehadiran mata uang BRICS jelas akan menyaingi dan berpotensi menggeser hegemoni AS.

Dari 5 anggota BRICS, Rusia adalah negara yang paling banyak disorot bersamaan dengan invasi yang dilakukan ke Ukraina. Selain itu, Rusia mendesak negara-negara anggota BRICS untuk melakukan eksplorasi dalam penciptaan mata uang perdagangannya sendiri.

Banyak negara yang menunjukkan minatnya untuk bergabung bersama BRICS. Negara-negara tersebut di antaranya adalah Argentina, Bahrain, Venezuela, Pakistan, Turki, hingga Uni Emirat Arab.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengeklaim bahwa BRICS sudah mewakili sekitar 40% dari perekonomian global. Hal itulah yang menjadi daya tarik negara-negara lain, termasuk negara kaya minyak, untuk menaruh minat bergabung dengan BRICS.

BRICS, yang dibentuk pada Juni 2009, juga mendirikan bank di Shanghai, China pada tahun 2014. Forum internasional itu meluncurkan bank pembangunan dengan nilai USD100 miliar atau setara dengan Rp1.174 triliun.

Baca juga: Menolak Mati, Ilmuwan Yakin Kesadaran Manusia Bisa Disimpan di Komputer

Pendirian bank itu dimaksudkan untuk membentuk sistem keuangan internasional yang selama ini sudah didominasi Barat. Bank tersebut kemudian dikenal dengan nama Bank Pembangunan Baru.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved