Aktivitas Mulai Normal, BI Prediksi 2021 Ekonomi Tumbuh 5,5%

Senin, 20 Juli 2020 - 14:59 WIB
loading...
Aktivitas Mulai Normal,...
Proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun depan di kisaran 4,5-5% akibat dari telah mulainya aktivitas ekonomi. Namun demikian pertumbuhan tersebut juga akan dibarengi dengan naiknya tingkat inflasi.

"Kita lihat anggaran fiskal pemerintah, pertumbuhan ekonomi tahun depa 4,5% sampai 5,5%, artinya akivitas sudahada, supply dan demand sudah mulai bergerak. Tentunya itu akan melihat inflasi di sana," Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti di Jakarta, Senin (20/7/2020).

Baca Juga: Proyeksi BI: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2020 Minus 4,8%

Namun demikian, pihaknya tidak menyebut berapa kisaran inflasinya. Tapi jika dilihat dari klasifikasinya kemungkinan tingkat inflasi dari sektor makanan menjadi penyumbang inflasi terbesar tahun depan."Kalau inflasi core, kita akan melihat dari aktivitas bisnis. Tapi yang sulit dikendalikan adalah inflasi yang sifatnya volatile food. Jadi inflasi yang berasal dari harga makanan," tuturnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Minus

Sebab itu, kata Desty, tahun depan BI bersama pemerintah dan otoritas terkait akan melihat lebih dalam dari supply side atau ketersediaan yang berasal dari kebutuhan pokok. "Kami sekarang sudah ada tim pemantau inflasi di pusat dan daerah. Di mana angotanya terdiri dari pemerintah, BI, pemerintah daerah. Bersinergi untuk sama-sama mengendalikan inflasi, itu satu hal risiko iya, tapi bagaimana mitigasinya sudah kami perhitungkan," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Prediksi Liga Eropa...
Prediksi Liga Eropa 2021-2022, Napoli vs Barcelona
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved