Ramalan IMF: Ekonomi Inggris Jadi Salah Satu yang Terburuk Tahun Ini

Rabu, 12 April 2023 - 07:38 WIB
loading...
Ramalan IMF: Ekonomi...
Diterangkan kinerja ekonomi Inggris pada 2023 akan menjadi yang terburuk di antara 20 ekonomi terbesar atau yang dikenal sebagai G20 mencakup Rusia meski dihantam segudang sanksi. Foto/Dok
A A A
LONDON - Inggris akan menjadi salah satu ekonomi utama berkinerja terburuk di dunia tahun ini, menurut Dana Moneter Internasional ( IMF ). Diterangkan kinerja ekonomi Inggris pada 2023 akan menjadi yang terburuk di antara 20 ekonomi terbesar atau yang dikenal sebagai G20 mencakup Rusia meski dihantam segudang sanksi.

Baca Juga: Peringatan Baru IMF, 5 Tahun ke Depan Ekonomi Dunia Akan Semakin Sulit

IMF memperkirakan ekonomi Inggris akan menyusut tahun ini, meskipun ada peningkatan kecil dari perkiraan terakhirnya. Ramalan ini sekaligus memperingatkan "jalan berbatu" untuk sistem keuangan global. Menyusul runtuhnya dua bank asal Amerika Serikat (AS) pada bulan lalu.

Kemudian diikuti oleh pengambilalihan raksasa perbankan Swiss Credit Suisse oleh saingannya UBS, yang memicu kekhawatiran krisis keuangan bakal meluas. IMF memperkirakan bahwa Inggris akan mengalami penurunan tahun ini dan berada di bawah G7 – kelompok tujuh ekonomi "maju" terbesar di dunia, yang mendominasi perdagangan global dan sistem keuangan internasional.

Baca Juga: Perdana Beri Pinjaman ke Negara yang Berperang, IMF Bakal Suntik Ukraina Rp236,4 Triliun

Inggris sebelumnya menduduki puncak di antara G7 pada tahun 2022 selama rebound pandemi. Sekarang IMF justru meramalkan ekonomi Inggris menyusut sebesar 0,3% pada tahun 2023 dan kemudian tumbuh sebesar 1% tahun depan.

Meskipun Inggris diperkirakan memiliki kinerja ekonomi terburuk tahun ini, prediksi terbaru IMF sedikit lebih baik dari ekspektasi sebelumnya yang mengalami kontraksi 0,6% saat dirilis pada bulan Januari.

Peneliti IMF sebelumnya telah memaparkan kinerja Inggris di tengah lonjakan harga gas, kenaikan suku bunga dan kinerja perdagangan yang lamban sebagai alasan kinerja ekonominya yang lemah. Prediksi dibuat untuk memberikan panduan tentang apa yang paling mungkin terjadi di masa depan, meski tidak selalu benar.

Misalnya, IMF sebelumnya memperkirakan mengambil kurang dari 10% bakal terjadi resesi setahun sebelumnya, menurut analisis yang dilakukan terhadap resesi di seluruh dunia antara tahun 1992 dan 2014.

Menanggapi prediksi IMF terbaru, Kanselir Jeremy Hunt mengatakan: "Perkiraan pertumbuhan IMF kami telah ditingkatkan lebih dari negara G7 lainnya.

"IMF sekarang mengatakan kita berada di jalur yang benar untuk pertumbuhan ekonomi. Dengan tetap berpegang pada rencana, kami memangkas separuh inflasi tahun ini, mengurangi tekanan pada semua orang," bebernya.

Tetapi Rachel Reeves dari Partai Buruh mengatakan, perkiraan itu menunjukkan "seberapa jauh kita terus tertinggal di panggung global".

"Ini penting bukan hanya karena 13 tahun pertumbuhan rendah di bawah Tories melemahkan ekonomi kita dan melihat standar hidup jatuh pada tingkat tercepat sejak pencatatan dimulai," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved