Lebihi Target Rp30 Triliun, Dividen Diminta Kembali untuk BUMN Karya Rp25 Triliun

Rabu, 12 April 2023 - 13:27 WIB
loading...
Lebihi Target Rp30 Triliun,...
Kementerian BUMN meminta tambahan PMN untuk BUMN karya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN akan mengajukan tambahan penyertaan modal negara ( PMN ) tahun anggaran 2023 sebesar Rp25 triliun kepada Komisi VI DPR. Anggaran segar ini dialokasikan untuk pendanaan sejumlah BUMN karya .

Baca juga: Aturan Baru PMN, Direksi dan Komisaris BUMN yang Membangkang Siap-siap Dicopot Erick Thohir

Kabar pengajuan PMN tambahan disampaikan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko saat rapat kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR. "Kami berencana mengajukan tambahan PMN Rp25 triliun untuk beberapa BUMN Karya, nanti kami ajukan setelah reses," ungkap Tiko, Rabu (12/4/2023).

Alasan utama BUMN karya perlu memperoleh PMN tambahan sebesar Rp25 triliun lantaran total dividen perseroan negara tahun ini melebihi target pemerintah. Tiko memastikan total PMN 2023 yang dikontribusikan BUMN mencapai Rp80 triliun. Adapun target awal pemerintah berada di angka Rp50 triliun saja.

"Dividen insya Allah bisa mencapai target, lebih dari target yang disampaikan dari Rp50 triliun, kita bisa membayar sekitar Rp80 triliun. Jadi ada kelebihan Rp30 triliun dari target awal, karena itu kami berencana mengajukan tambahan PMN Rp25 triliun," ucap dia.

Kementerian Keuangan sudah menetapkan nominal PMN Tahun Anggaran 2023 untuk beberapa BUMN sebesar Rp41,31 triliun. Jumlah tersebut lebih kecil dari kesepakatan Kementerian BUMN dan Komisi VI.

Kementerian BUMN dan lembaga legislatif memang menyepakati PMN BUMN tahun ini berada di angka Rp67,82 triliun. Menteri BUMN Erick Thohir bahkan menyebut terdapat gap antara usulan PMN 2023 dengan alokasi pada nota keuangan 2023 sebesar Rp20,81 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved