Jalankan Program TJSL, KBI Berbagi Paket Sembako ke Porter Stasiun Senen
Rabu, 12 April 2023 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, di Stasiun Pasar Senen terdapat 175 porter yang berasal dari berbagai wilayah di Jawa. Porter ini, meskipun bekerja di lingkungan stasiun tapi tidak mendapatkan gaji dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). Porter ini mendapatkan penghasilan dari penumpang yang memanfaatkan jasanya. Namun demikian, porter-porter ini tetap diawasi dan dibina oleh PT KAI.
Andi menambahkan, terkait kegiatan TJSL menjelang hari raya Idul Fitri, selain memberikan paket sembako, KBI juga turut mendukung program Mudik Bersama BUMN 2023 dengan menyediakan angkutan mudik dengan kuota sebanyak 200 pemudik. "Harapan kami, program TJSL ini dapat membantu masyarakat khususnya untuk merayakan hari raya Idulfitri," katanya.
Baca Juga: Naik 277%, Nilai Barang Resi Gudang Tembus Rp1,04 Triliun
Kasmari, salah satu porter asal Lamongan yang sudah lebih dari 20 tahun menjadi porter di Stasiun Pasar Senen menuturkan terima kasihnya atas bantuan sembako dari KBI. "Kami sangat berterima kasih kepada KBI yang memberikan paket sembako ini.
"Kami porter selama ini tidak memiliki penghasilan tetap, karena hanya tergantung dari penumpang yang menggunakan jasa porter. Kadang-kadang sehari dapat, kadang juga nggak dapat sama sekali. Apalagi selama pandemi, porter libur dan tidak mendapatkan penghasilan sama sekali," kata Kasmari.
Andi menambahkan, terkait kegiatan TJSL menjelang hari raya Idul Fitri, selain memberikan paket sembako, KBI juga turut mendukung program Mudik Bersama BUMN 2023 dengan menyediakan angkutan mudik dengan kuota sebanyak 200 pemudik. "Harapan kami, program TJSL ini dapat membantu masyarakat khususnya untuk merayakan hari raya Idulfitri," katanya.
Baca Juga: Naik 277%, Nilai Barang Resi Gudang Tembus Rp1,04 Triliun
Kasmari, salah satu porter asal Lamongan yang sudah lebih dari 20 tahun menjadi porter di Stasiun Pasar Senen menuturkan terima kasihnya atas bantuan sembako dari KBI. "Kami sangat berterima kasih kepada KBI yang memberikan paket sembako ini.
"Kami porter selama ini tidak memiliki penghasilan tetap, karena hanya tergantung dari penumpang yang menggunakan jasa porter. Kadang-kadang sehari dapat, kadang juga nggak dapat sama sekali. Apalagi selama pandemi, porter libur dan tidak mendapatkan penghasilan sama sekali," kata Kasmari.
(nng)
Lihat Juga :