Wall Street Dibuka Positif, Inflasi Konsumen dan Produsen Bangun Optimisme Pasar

Kamis, 13 April 2023 - 22:35 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Positif,...
Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Kamis (13/4). FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Kamis (13/4) setelah sejumlah data ekonomi terbaru, termasuk inflasi konsumen dan produsen membangun optimisme pelaku pasar sekaligus mengurangi kecemasan terkait potensi pengetatan kebijakan moneter. Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,07% di 33.668,97, S&P 500 (SPX) dibuka lebih tinggi sebesar 0,20% ke 4.100,04, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) menanjak 68,09 poin, atau 0,57%, menjadi 11.997,42.

Baca Juga: The Fed Mencemaskan Krisis Perbankan, Wall Street Ditutup Ambruk

Sejumlah data makro Amerika Serikat, terutama inflasi di tingkat konsumen maupun produsen memberi kelegaan bagi investor. Suku bunga yang dikerek Federal Reserve sepanjang tahun 2022 menjadi bukti bahwa inflasi perlahan mulai melandai. Inflasi AS periode Maret meningkat 5,0% secara year-on-year (yoy), alias lebih rendah dari Februari sebesar 6,0% (yoy), sekaligus terendah sejak Mei 2021.

Sedangkan indeks harga di tingkat produsen juga meningkat 2,7% (yoy), berada di bawah perkiraan ekonom sebesar 3%. "Inflasi mengarah ke arah yang benar. Ini bisa jadi salah satu pertimbangan besar bagi The Fed mengakhiri siklus pengetatannya," kata Ekonom Spartan Capital Securites, Peter Cardillo, dilansir Reuters, Kamis (13/4/2023).

Data makro lain seperti klaim pengangguran juga meningkat lebih dari yang diharapkan. Peter menilai hal ini menandai bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS sedang mengendur.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Setelah Inflasi AS Turun Jadi 5%

Sementara itu, risalah pertemuan kebijakan terbaru The Fed menunjukkan bahwa terdapat kekhawatiran resesi, menyusul tekanan di sektor perbankan, selain karena lonjakan suku bunga bank sentral beberapa waktu terakhir. "Penurunan inflasi merupakan indikasi yang baik. Klaim pengangguran juga merupakan berita positif bagi The Fed," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Rekomendasi
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
Kenali Gejala dan Ciri-Ciri...
Kenali Gejala dan Ciri-Ciri Khas Positif Covid-19 Varian Omicron
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved