Wall Street Dibuka Menguat Setelah Inflasi AS Turun Jadi 5%
Rabu, 12 April 2023 - 23:10 WIB
loading...
Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Rabu (12/4). FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Rabu (12/4), setelah inflasi Amerika Serikat menurun jadi 5% year on year (yoy) pada periode Maret 2023. Angka ini lebih rendah dari periode sebelumnya.
Dow Jones Industrial Average (DJI) menguat 0,47% di 33.842,70, S&P 500 (SPX) menanjak 0,51% ke 4.130,10, sedangkan Nasdaq Komposit (IXIC) tumbuh 0,76% di 12.193,90.
Baca Juga: Wall Street Masih Tertatih Imbas Fokus Investor Beralih ke Inflasi
Tiga top gainers di bawah SPX antara lain Lincoln National menguat 3,55% di USD21,85, Fortive tumbuh 2,86% di USD66,91, dan Eastman Chemical naik 3,02% di USD84,90. Sedangkan top losers ditempati American Airlines merosot 4,64% di USD13,65, Cigna turun 2,26% di USD260,46, dan Emerson melemah 1,86% di USD82,87.
Inflasi Amerika Serikat meningkat sebesar 5,0% secara year on year (yoy) pada periode Maret 2023. Angka ini melandai dari periode Februari 2023 sebesar 6,0%, sekaligus terendah sejak Mei 2021. Kendati melandai hampir 2 tahun terakhir, inflasi inti, yang tidak termasuk komponen energi dan makanan menguat 5,6%, dari 5,5% pada Februari.
Dow Jones Industrial Average (DJI) menguat 0,47% di 33.842,70, S&P 500 (SPX) menanjak 0,51% ke 4.130,10, sedangkan Nasdaq Komposit (IXIC) tumbuh 0,76% di 12.193,90.
Baca Juga: Wall Street Masih Tertatih Imbas Fokus Investor Beralih ke Inflasi
Tiga top gainers di bawah SPX antara lain Lincoln National menguat 3,55% di USD21,85, Fortive tumbuh 2,86% di USD66,91, dan Eastman Chemical naik 3,02% di USD84,90. Sedangkan top losers ditempati American Airlines merosot 4,64% di USD13,65, Cigna turun 2,26% di USD260,46, dan Emerson melemah 1,86% di USD82,87.
Inflasi Amerika Serikat meningkat sebesar 5,0% secara year on year (yoy) pada periode Maret 2023. Angka ini melandai dari periode Februari 2023 sebesar 6,0%, sekaligus terendah sejak Mei 2021. Kendati melandai hampir 2 tahun terakhir, inflasi inti, yang tidak termasuk komponen energi dan makanan menguat 5,6%, dari 5,5% pada Februari.
Lihat Juga :