Credit Suisse Kehilangan Aset Rp1.000 Triliun di Kuartal I 2023

Selasa, 25 April 2023 - 10:51 WIB
loading...
Credit Suisse Kehilangan...
Credit Suisse terus mengalami penyusutan aset. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Aset bank Credit Suisse terus mengalami penyusutan. Berdasarkan laporan pada Senin (24/4), telah kehilangan aset senilai USD68 miliar atau sekitar Rp1.000 triliun sepanjang kuartal I 2023.

Mengutip Reuters, arus kas keluar bank terus berlanjut. Hal itu didasarkan pada laporan dari UBS Group AG yang berusaha menyelamatkan Credit Suisse.

Baca Juga: Gagal Bayar Utang, Pangeran Arab Saudi Harus Bayar Rp611 M kepada Credit Suisse

Di sisi lain, simpanan nasabah turun hingga 67 miliar franc pada periode tersebut dan telah ada deposito berjangka jatuh tempo yang tidak diperpanjang secara signifikan.

Sebagian besar arus keluar aset berasal dari divisi manajemen kekayaan dan terjadi di semua wilayah. "Arus keluar ini telah moderat tetapi belum berbalik pada 24 April 2023," sebut laporan Credit Suisse.

Melihat kondisi itu, kemampuan bank diindikasikan sangat terganggu. Analis KBW yang berbasis di London Thomas Hallett dalam sebuah catatan kepada klien mengatakan kesepakatan bisa menjadi hambatan pada hasil operasi UBS kecuali ada rencana restrukturisasi besar-besaran.

Aset yang dikelola oleh divisi manajemen kekayaan utama Credit Suisse turun menjadi 502,5 miliar franc pada akhir Maret, dibandingkan dengan 707 miliar yang dilaporkan untuk periode yang sama tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Rekomendasi
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved