Vaksin Corona Ditemukan, Erick Thohir Optimis Ekonomi RI Pulih Lebih Cepat
Selasa, 21 Juli 2020 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Vaksin Corona Asal China Tiba, Dirut Indofarma: Harganya Pasti terjangkau
Disisi lain, terkait kritikan yang sering hilir mudik, Erick menyebut hal itu bagian lumrah dari proses demokrasi dan ia mampu memilah mana kritik yang benar dan memiliki kepentingan. Ia memastikan, sebagai menteri keberpihakan pada masyarakat luas dan loyal pada presiden untuk menjalankan kebijakan sesuai blue print dan visi presiden dan dilakukan dengan terukur, karena BUMN harus berkontribusi, salah satunya dalam bentuk deviden.
Erick menegaskan, hitungan pakar ekonomi, ekonomi akan kembali normal di 2022 namun pemerintah melakukan berbagai langkah percepatan agar bisa pulih lebih cepat dibanding negara lain. Apalagi Indonesia punya dua hal, yaitu jumlah penduduk, sumber daya alam, tinggal menjag logistik agar lebih kompetitif dan fokus menerapkan digitalisasi.
Dia menegaskan, sebagaimana arahan presiden untuk memangkas birokrasi, pihaknya juga membuat agar sistem di dalam BUMN lebih efisien dan transparan. ''Namun, ada banyak perubahab baru akibat Covid-19, yaitu digitalisasi, semua dipaksa berubah dalam waktu sesingkat-singkatnya,'' ujar Erick.
Disisi lain, terkait kritikan yang sering hilir mudik, Erick menyebut hal itu bagian lumrah dari proses demokrasi dan ia mampu memilah mana kritik yang benar dan memiliki kepentingan. Ia memastikan, sebagai menteri keberpihakan pada masyarakat luas dan loyal pada presiden untuk menjalankan kebijakan sesuai blue print dan visi presiden dan dilakukan dengan terukur, karena BUMN harus berkontribusi, salah satunya dalam bentuk deviden.
Erick menegaskan, hitungan pakar ekonomi, ekonomi akan kembali normal di 2022 namun pemerintah melakukan berbagai langkah percepatan agar bisa pulih lebih cepat dibanding negara lain. Apalagi Indonesia punya dua hal, yaitu jumlah penduduk, sumber daya alam, tinggal menjag logistik agar lebih kompetitif dan fokus menerapkan digitalisasi.
Dia menegaskan, sebagaimana arahan presiden untuk memangkas birokrasi, pihaknya juga membuat agar sistem di dalam BUMN lebih efisien dan transparan. ''Namun, ada banyak perubahab baru akibat Covid-19, yaitu digitalisasi, semua dipaksa berubah dalam waktu sesingkat-singkatnya,'' ujar Erick.
(nng)
Lihat Juga :