Pascaambruknya Bank Besar AS, Regulator Perketat Pengawasan

Senin, 01 Mei 2023 - 12:01 WIB
loading...
Pascaambruknya Bank...
Regulator Amerika Serikat (AS) mengatakan, bakal memperketat pengawasan kepada bank-bank besar setelah kejatuhan Silicon Valley Bank (SBV) dan Signature Bank pada Maret lalu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Regulator Amerika Serikat (AS) mengatakan, bakal memperketat pengawasan kepada bank-bank besar. Pengumuman itu setelah bank sentral AS Federal Reserves ( The Fed ) dan lembaga penjamin simpanan AS Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) membuat laporan terperinci tentang penyebab kegagalan Silicon Valley Bank (SBV) dan Signature Bank pada bulan Maret.

Baca Juga: Bos Bank Sentral Amerika Serikat Kena Prank Rusia

Meskipun sektor perbankan secara luas stabil, dampak luas dari kegagalan dua bank regional besar itu dirasakan oleh pemberi pinjaman yang lebih besar, First Republic Bank (FRC.N), yang tertatih-tatih hingga di ambang kehancuran.

"Area fokus pertama kami adalah meningkatkan kecepatan, kekuatan, dan kelincahan pengawasan," ujar Wakil Ketua Pengawasan Fed, Michael Barr dikutip Reuters, Senin (1/5/2023).

Baca Juga: Sejarah First Republic Bank: Fokus Nasabah Elite, Nyaris Bangkrut dan Akhirnya Dilelang

Barr juga mengisyaratkan, rencana untuk menundukkan bank dengan aset lebih dari USD100 miliar kepada aturan ketat yang saat ini disediakan untuk persaingan yang lebih besar di kemudian hari. Mengingat peningkatan modal dan persyaratan likuiditas akan meningkatkan ketahanan SVB.

"Pengalaman kami mengikuti kegagalan SVB menunjukkan bahwa adalah tepat untuk memiliki standar yang lebih kuat yang berlaku untuk serangkaian perusahaan yang lebih luas." imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
SMBC Indonesia Fokus...
SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
RUPST SMBC Indonesia...
RUPST SMBC Indonesia Setujui Pembagian Dividen, Bukti Komitmen ke Pemegang Saham
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Bank BRI Buka Lowongan...
Bank BRI Buka Lowongan Kerja BBAP 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
Rekomendasi
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved