Wall Street Terjun Bebas 1 Persen Imbas Anjloknya Saham Perbankan

Rabu, 03 Mei 2023 - 06:57 WIB
loading...
A A A
Saham energi turun seiring dengan harga minyak karena investor khawatir tentang potensi gagal bayar utang AS. Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan, pemerintah federal tidak dapat memenuhi semua kewajiban pembayarannya sebelum 1 Juni tanpa undang-undang untuk menaikkan batas pinjaman Washington.

Sektor energi S&P 500 (.SPNY) turun 4,3%, terbesar dari semua sektor utama, diikuti oleh keuangan S&P (.SPSY), yang turun 2,3%.

Bank-bank regional AS memperpanjang kerugian dari hari Senin setelah penyitaan dan lelang First Republic Bank (FRC.N). Sebagian besar asetnya dibeli oleh JPMorgan Chase & Co (JPM.N) dalam kesepakatan yang ditengahi oleh Federal Deposit Insurance Corp. Sebelumnya dua bank regional AS lainnya runtuh pada bulan Maret.

"Ada kekhawatiran bahwa ini belum berakhir, dan suku bunga akan (terus) naik. Hal itu bisa menjadi katalis untuk lebih banyak masalah," kata Quincy Krosby, kepala strategi global di LPL Financial di Charlotte, North Carolina.

Dia menambahkan, semakin banyak pembicaraan tentang masalah real estat komersial, sebuah area yang terkait dengan bank regional. Adapun biaya pinjaman yang lebih tinggi cenderung merugikan konsumen dan bisnis.

Indeks Volatilitas Cboe (.VIX) ditutup pada level tertinggi hampir satu minggu. Di antara saham bank dengan penurunan terbesar, PacWest Bancorp (PACW.O) jatuh 27,8%, sementara Western Alliance Bancorp (WAL.N) turun 15,1% dan Comerica Inc (CMA.N) turun 12,4%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Lama Dimanja Belanja...
Lama Dimanja Belanja Online, Konsumen AS Kembali Padati Toko Fisik
Rekomendasi
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved