7 Organisasi Ekonomi Internasional Paling Berpengaruh di Dunia, Nomor 4 Bikin Amerika Geram

Jum'at, 05 Mei 2023 - 21:05 WIB
loading...
A A A
Indonesia kembali masuk menjadi anggota secara resmi pada tahun 2014 diikuti dengan terpilihnya Joko Widodo sebagai presiden yang baru. Namun, pada tanggal 30 November 2016, Indonesia kembali keluar dari keanggotaan OPEC .

Keputusan itu merupakan efek kebijakan OPEC yang menurunkan produksi minyak Indonesia sebanyak 37.000 barel per hari untuk menghentikan penurunan harga minyak dunia. Selain itu juga konon karena besarnya iuran tahunan yang harus dibayar Indonesia, USD2 juta.

7. EOCD
Organization for Economic Co-operation and Development OECD dibentuk pasca-Perang Dunia II sekitar tahun 1961. Saat ini OCED bermarkas di Paris, Perancis.

Awalnya organisasi ini bernama OEEC (Organization for European Economic Cooperation), yang dikhususkan bagi negara-negara di Eropa. Seiring perkembangannya, negara-negara di luar Eropa juga diikutsertakan sehingga akhirnya namanya berubah menjadi OECD.

Dasar pendirian OECD berawal ketika George Marshall, seorang pemenang Nobel Perdamaian dari Amerika Serikat, memberi pernyataan bahwa Amerika Serikat harus membantu keadaan perekonomian dan bidang lainnya dalam rangka pemulihan setelah meletusnya Perang Dunia II. Setelah itu, pernyataan ini disebut sebagai Marshall Plan.

Ada 38 negara yang tergabung dalam OECD, dan Indonesia tidak termasuk. Indonesia hanya menjadi negara mitra semata, bersama China, India, Brasil, dan Afrika Selatan. Indonesia tak bisa masuk karena terkendala masalah kemiskinan dan rendahnya partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi.

Baca juga: Sejarah Rennaisance di Eropa, Awal Zaman Keemasan Eropa Setelah Era Kegelapan

Salah satu manfaat keberadaan OECD buat indonesia adalah sistem pertukaran informasi secara otomatis atau Automatic Exchange of Information (AEoI). Lewat sistem itu Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bisa memperoleh informasi yang lebih detail seputar aksi wajib pajak, terutama kalangan tajir Indonesia di luar negeri. Salah satunya pembelian properti mewah di Singapura belum lama ini. Dengan demikian, para wajib pajak tidak bisa lari atau menghindari kewajibannya untuk membayar pajak di negara asal mereka.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Rekomendasi
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Pastikan MPLS 2026 Aman...
Pastikan MPLS 2026 Aman untuk Murid Baru, Wamendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua
Berita Terkini
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved