Ada Krisis Perbankan, Pembukaan Lapangan Kerja Baru di Amerika Tetap Kuat

Minggu, 07 Mei 2023 - 14:07 WIB
loading...
Ada Krisis Perbankan,...
Pembukaan lapangan kerja di Amerika Serikat (AS) tetap menunjukkan penguatan pada bulan lalu, meskipun ada gejolak di sektor perbankan dan dampak dari biaya pinjaman yang lebih tinggi. Foto/Dok Reuters
A A A
NEW YORK - Pembukaan lapangan kerja di Amerika Serikat (AS) tetap menunjukkan penguatan pada bulan lalu, meskipun ada gejolak di sektor perbankan dan dampak dari biaya pinjaman yang lebih tinggi. Pengusaha membuka 253.000 pekerjaan baru, jauh lebih baik dari perkiraan banyak analis.

Selain itu tingkat pengangguran turun menjadi 3,4%, kembali ke level terendah multi-dekade. Hal ini menjadi tanda betapa kuatnya ketahanan pasar tenaga kerja AS, yang telah bertahan dalam menghadapi upaya agresif bank sentral AS untuk mendinginkan ekonomi saat inflasi melonjak tinggi.

Baca Juga: PHK Kembali Menyasar Perusahaan Raksasa Eropa, Giliran BASF Pangkas 2.600 Pekerja

Federal Reserve atau The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya dari mendekati nol menjadi antara 5% dan 5,25% dalam waktu kurang dari setahun. Perubahan mendadak tersebut bertujuan untuk menekan kenaikan harga tahun lalu pada laju tercepat dalam beberapa dekade.

Tren suku bunga tinggi telah meningkatkan biaya pembelian rumah atau mobil, serta membuatnya pinjaman jadi lebih mahal untuk memperluas bisnis atau mengambil utang lainnya. Secara teori, hal itu seharusnya mengurangi permintaan serta menyebabkan ekonomi melambat dan mengurangi tekanan yang mendorong harga.

Akan tetapi sektor ketenagakerjaan meningkat secara moderat sejak tahun lalu, mereka terus melampaui angka yang diperkirakan para ekonom. Baca Juga: Waspada! Krisis Perbankan di Amerika Belum Berakhir, Bagaimana Efeknya?

Dalam laporan Jumat, kemarin waktu setempat Departemen Tenaga Kerja mengatakan rekrutmen sempat lebih lemah dari perkiraan sebelumnya pada Februari dan Maret. Tetapi bulan lalu atau tepatnya April 2023, penciptaan lapangan kerja meningkat lagi, sementara upah naik 4,4% dari tahun lalu.

Banyak ekonom memperkirakan ekonomi AS akan jatuh ke dalam resesi akhir tahun ini, melihat perlambatan besar di sektor-sektor utama seperti perumahan. Beberapa pekan terakhir telah terlihat adanya gelombang PHK dari perusahaan raksasa seperti pemilik Facebook Meta, Amazon, raksasa hiburan Disney, bank dan perusahaan lain.

Kenaikan suku bunga juga berkontribusi terhadap gejolak di sektor perbankan, yang telah diguncang oleh serangkaian kegagalan paling serius sejak krisis keuangan 2008.

Tetapi kepala bank sentral AS, Jerome Powell mengatakan, minggu ini bahwa kekuatan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan membuatnya berharap bahwa situasi kali ini akan "berbeda" – dan AS dapat menghindari penurunan yang akan membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan.

"Hal itu akan bertentangan dengan sejarah. Saya sepenuhnya menghargai itu," ucapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Rekomendasi
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved