Riset: 17% Perusahaan di Indonesia Peduli Kesehatan Mental Karyawan
Minggu, 07 Mei 2023 - 20:55 WIB
loading...
A
A
A
Satu dari enam karyawan menyatakan bahwa merasa lebih kesepian dan terisolasi, dan satu dari tiga menyatakan keadaan finansial mereka lebih buruk dibandingkan tahun lalu.
Untuk itu, karyawan sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh perusahaan dalam memberikan akses terhadap penanganan dan biaya pengobatan, mengurangi stigma dan membangun daya tahan.
Baca juga: Apa Itu Mental Health? Simak Cara Menjaganya dengan Baik
Dalam hal dukungan kesehatan mental, sebanyak dua dari tiga karyawan (66%) mengatakan cakupan asuransi atau program yang dapat mengurangi biaya perawatan kesehatan mental akan sangat berharga bagi mereka dan keluarga mereka.
Menyediakan akses terhadap manfaat kesehatan mental membuat karyawan merasa lebih didukung dan loyal kepada perusahaan. Satu dari dua karyawan (56%) yang mempunyai akses terhadap layanan kesehatan mentalmenyatakanmereka cenderung tidak ingin meninggalkan perusahaan, dibandingkan dengan satu dari tiga (39%) dari mereka yang tidak memiliki akses ke dukungan kesehatan mental dari perusahaan.
Demikian pula dua pertiga (69%) dari karyawan dengan akses terhadap tunjangan kesehatan mental merasa didukung dengan baik, dibandingkan dengan kurang dari setengah (43%) karyawan yang tidak diberikan tunjangan kesehatan mental.
Untuk itu, karyawan sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh perusahaan dalam memberikan akses terhadap penanganan dan biaya pengobatan, mengurangi stigma dan membangun daya tahan.
Baca juga: Apa Itu Mental Health? Simak Cara Menjaganya dengan Baik
Dalam hal dukungan kesehatan mental, sebanyak dua dari tiga karyawan (66%) mengatakan cakupan asuransi atau program yang dapat mengurangi biaya perawatan kesehatan mental akan sangat berharga bagi mereka dan keluarga mereka.
Menyediakan akses terhadap manfaat kesehatan mental membuat karyawan merasa lebih didukung dan loyal kepada perusahaan. Satu dari dua karyawan (56%) yang mempunyai akses terhadap layanan kesehatan mentalmenyatakanmereka cenderung tidak ingin meninggalkan perusahaan, dibandingkan dengan satu dari tiga (39%) dari mereka yang tidak memiliki akses ke dukungan kesehatan mental dari perusahaan.
Demikian pula dua pertiga (69%) dari karyawan dengan akses terhadap tunjangan kesehatan mental merasa didukung dengan baik, dibandingkan dengan kurang dari setengah (43%) karyawan yang tidak diberikan tunjangan kesehatan mental.
(ind)
Lihat Juga :