Kunjungi Tangerang Selatan, Sandiaga: Desa Wisata Keranggan Hadirkan Kearifan Lokal di Tengah Kota

Senin, 08 Mei 2023 - 16:13 WIB
loading...
Kunjungi Tangerang Selatan,...
Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan desa wisata dengan nama lain Kampung Ekowisata Keranggan sudah ada sejak dulu. Foto.Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memiliki kesan tersendiri saat melakukan visitasi 75 terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, salah satunya saat ke Desa Wisata Keranggan, Setu, yang berada di tengah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Baca juga: Kuliner dan Fesyen Kota Tangerang Terpilih KaTa Kreatif, Sandiaga Optimistis Buka Lapangan Kerja

Menparekraf Sandiaga di Kota Tangsel, Banten, Minggu (7/5/2023), mengatakan dirinya tidak menyangka bahwa di tengah kota dengan pembangunan yang pesat di Kota Tangerang Selatan, ada desa wisata yang asri yang menyajikan kelestarian alam dan budaya, yakni Desa Wisata Keranggan.

“Desa wisata ini menghadirkan kearifan lokal dari masyarakat setempat, di tengah-tengah kota kita masih bisa temui suasana asri serasa di tengah-tengah pedesaan. Ini bisa jadi inspirasi untuk kita kembangkan. Mudah-mudahan ini bukan hanya sekadar membangun desa tapi juga desa wisata membangun Indonesia,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga juga mengatakan desa wisata dengan nama lain Kampung Ekowisata Keranggan sudah ada sejak dulu. Bahkan sudah ada beberapa menteri yang pernah singgah ke sini. Seperti Menteri Negara Penyempurnaan dan Pembersihan Aparatur Negara Emil Salim pada masa pemerintahan Presiden Soeharto yang juga sudah meninjau desa ini.

“Lantaran desa wisata ini menyumbangkan beberapa sumber daya alam yang melimpah. Selain itu ada Menteri Hadi Tjahjanto yang makan ikan cere khas desa sini. Jadi desa ini sudah ada sejak lama dan menjadi daya tarik tersendiri dan menarik sekali ini perkembangannya,” kata Sandiaga.

Desa Wisata yang mendapat dukungan dari PLN sebagai mitra untuk berkolaborasi ini secara geografis dilintasi sungai Cisadane tidak jauh dari pusat kota atau kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), dengan keadaan alam yang masih alami dan asri, serta mata pencaharian penduduk sebagian besar sebagai pelaku UMKM home industri aneka keripik.

Kampung Ekowisata Keranggan nama lain dari Desa Wisata Keranggan merupakan satu-satunya wisata berbasis masyarakat di Kota Tangsel yang dikelola oleh Pokdarwis dan sudah terintegrasi antara lain memiliki alam wisata yang masih asri di sepanjang susur Sungai Cisadane.

Saat berada di Desa Wisata Keranggan, wisatawan diajak untuk mengeksplore daya tarik alam yang ada. Kemudian wisatawan dapat menikmati pemandangan ekowisata Keranggan sambil mengambil foto di sekitar saung maupun Sungai Cisadane, ada pemancingan ikan dan camping ground area, ataupun wisata kemarau di air Sungai Cisadane yang masih jernih pada musim kemarau.

Wisatawan juga diajak untuk mengikuti kegiatan Fun Archery Trial, agar bisa merasakan petualangan memanah yang mudah, seru, dan menyenangkan.

Sedangkan untuk kuliner hingga kudapan di sekitar desa wisata juga perlu untuk dicicipi, banyak pelaku UMKM menjajakan aneka keripik seperti opak, enye-enye, kembang goyang, keripik pisang, keripik singkong, hingga kacang sangrai yang terkenal dari Keranggan.

Untuk atraksi budaya, ada pencak silat dan tari jaipong yang diikuti oleh anak-anak dan remaja masyarakat sekitar Keranggan sehingga biasa ditampilkan sebagai bagian dari seni budaya dalam penyambutan tamu-tamu.

“Saya akan mendorong desa-desa di daerah Banten masuk ke dalam jaringan UNWTO, karena Indonesia sudah memiliki pengalaman salah satu desanya masuk dalam jajaran desa wisata terbaik di dunia, yaitu Desa Wisata Nglanggeran dan juga kita pernah punya desa wisata terbersih di dunia yaitu Desa Wisata Penglipuran di Bali. Kita cari apa yang benar-benar unik di Banten untuk di bawa ke tingkat dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Alwani, perwakilan dari Pokdarwis Desa Wisata Keranggan mengatakan desa wisata sepenuhnya dikelola oleh masyarakat, tidak ada investor atau melibatkan pihak lain.

Baca juga: 4 Artis dan Selebgram yang Pernah Pamit dari Instagram, Terbaru Nikita Mirzani

“Kami melakukannya sendiri, kami hadir sejak tahun 2015. Sebelum pandemi jumlah kunjungan wisatawan mencapai 2.000 wisatawan per bulan dan desa wisata ini menjadi desa wisata riset mahasiswa dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf Indra Ni Tua.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Rekomendasi
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Berita Terkini
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved