Meski Resesi, Singapura Dominasi Investasi di Indonesia

Rabu, 22 Juli 2020 - 14:26 WIB
loading...
Meski Resesi, Singapura...
Singapura masih menjadi negara dengan kontribusi investasi terbesar di Indonesia pada kuartal II/2020. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mencatat investasi dari Singapura di kuartal II/2020 masih mendominasi penanaman modal asing (PMA) di Indonesia. Di mana investasi Singapura sebesar USD2 miliar atau 28,8% dari total PMA.

Seperti diketahui, Singapura baru saja masuk ke dalam resesi ekonomi . Bahkan ekonomi Singapura mengalami kontraksi hingga 41,2% pada April-Juni 2020.

"Jadi pasti banyak teman-teman bertanya, kok Singapura kuartal keduanya ekonominya minus 41%, tapi realisasi investasinya masih tinggi? Saya ingin menyampaikan dana yang masuk dari Singapura itu bukan hanya Singapura, itu jadi hub saja," ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam telekonfrensi, Rabu (22/7/2020).

(Baca Juga: Waspada, Indonesia Diramal Resesi di Kuartal III/2020)

Dia mengatakan, walaupun resesi, Singapura masih menjadi pintu masuk bagi negara lain untuk menanamkan modalnya di Indonesia. "Jadi Singapura adalah hub untuk beberapa negara yang melakukan investasi di Indonesia tapi lewat Singapura," ungkap dia.

Selain Singapura, lanjut dia, investor asing terbesar lainnya adalah Hong Kong sebesar USD1,2 miliar atau 17,2%; China USD 1,1 miliar atau 16,8%, Jepang USD0,6 miliar atau 9%; Korea Selatan USD0,6 miliar atau 8,1% dan negara lainnya USD1,3 miliar atau 20,1%. "Pada Kuartal pertama yang masuk 5 besar itu Malaysia. Tapi kemudian digeser oleh Korea Selatan," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved